suplemen tagged posts

6 Jenis Suplemen Tulang untuk Penderita Osteoporosis

6 Jenis Suplemen Tulang untuk Penderita Osteoporosis

Memiliki tulang yang masih kuat di masa-masa tua Anda adalah salah satu kenikmatan hidup yang patut disyukuri. Hal ini karena para lansia banyak yang mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang. Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi osteoporosis adalah memenuhi asupan nutrisi penting untuk kesehatan dan kepadatan tulang. Selain dari makanan, asupan nutrisi ini juga bisa dipenuhi dari suplemen. Nah, kira-kira apa saja sih suplemen tulang yang bisa dikonsumsi bagi penderita osteoporosis?

6 Jenis suplemen tulang efektif kelola osteoporosis

Melansir dari Healthline, ada 6 jenis suplemen tulang yang direkomendasikan untuk mengelola osteoporosis di masa tua, yaitu:

  1. Kalsium

Kalsium adalah salah satu suplemen tulang yang penting dikonsumsi, terutama ketika Anda menderita osteoporosis. Endocrine Society merekomendasikan para wanita untuk mengonsumsi kalsium saat menjalani pengobatan osteoporosis.

Idealnya, asupan kalsium dari makanan sudah cukup. Namun, dengan berbagai faktor yang mungkin memengaruhi Anda untuk bisa memenuhinya dari makanan saja, maka Anda akan membutuhkan suplemen kalsium. 

Tubuh umumnya tidak dapat menyerap lebih dari 500 mg kalsium dalam satu waktu. Jadi, Anda mungkin harus mengonsumsi suplemen ini lebih dari sekali dalam sehari. 

  1. Vitamin D

Seperti halnya kalsium, vitamin D juga merupakan suplemen tulang yang penting untuk mencegah dan mengelola osteoporosis. Vitamin D berperan dalam penyerapan kalsium di dalam tubuh untuk membangun tulang yang kuat. Namun, vitamin D tidak secara alami tersedia dalam banyak makanan. Anda pun membutuhkan paparan sinar matahari agar tubuh bisa memproduksi vitamin D. Umumnya, orang dewasa tua (usia 50 tahun ke atas) harus mengonsumsi 800 – 1.000  unit internasional (IU) vitamin D dalam sehari.

  1. Magnesium

Magnesium adalah mineral alami yang dapat ditemukan dalam makanan, seperti roti gandum, sayuran hijau tua, dan kacang-kacangan. Bersama dengan kalsium, magnesium bekerja sama menjaga kekuatan dan kepadatan tulang. Oleh sebab itu, hampir setiap suplemen magnesium dikombinasikan dengan kalsium.

Asupan harian suplemen tulang ini yang direkomendasikan adalah 300 – 500 mg. Jika suplemen Anda mengandung 1.000 mg kalsium, maka pilihlah yang kandungan magnesiumnya sebanyak 500 mg.

  1. Vitamin K

Vitamin K adalah vitamin yang membantu mineral kalsium untuk mengikat tulang. Namun, perlu diperhatikan juga dosis aman mengonsumsi suplemen tulang ini. Dosis yang disarankan adalah 150 mcg setiap hari. Di sisi lain, mengonsumsi vitamin K dapat mengganggu efektivitas obat pengencer darah yang mungkin sedang Anda konsumsi, seperti warfarin (Coumadin). Jadi, konsultasikan dulu sebaiknya dengan dokter sebelum Anda mengonsumsinya. 

  1. Boron

Boron adalah mineral yang dapat membantu pengobatan osteoporosis Anda. Caranya dengan mengaktifkan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pembentukan tulang yang sehat. Anda mungkin akan membutuhkan boron sekitar 3 – 5 mg boron dalam sehari untuk membantu mengobati osteoporosis. Boron sebenarnya bisa diperoleh secara alami dari makanan, seperti apel, anggur, kacang-kacangan, persik, dan pir. 

Jika Anda ingin mendapatkannya dalam bentuk suplemen, silahkan tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda memang harus mengonsumsi suplemen boron atau tidak. Selain itu, perhatikan juga risiko efek samping dari asupannya yang berlebih, seperti mual, muntah, kelelahan, dan diare.

  1. Silikon

Silikon adalah mineral lainnya yang juga penting untuk perkembangan tulang, tendon, dan ligamen. Memenuhi asupan silikon sekitar 25 – 50 mg silikon setiap hari dapat membantu wanita yang mengalami osteoporosis. Sama seperti boron, silikon juga bukan suplemen tulang yang biasa ditemukan. Anda harus konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya. 

Selain dari suplemen tulang ini, Anda juga harus mengubah kebiasaan hidup jadi lebih sehat, termasuk menjaga tubuh tetap aktif, berhenti merokok, serta jauhi alkohol. Akan lebih baik jika Anda mengonsumsi suplemen tulang sesuai dengan saran dari dokter, meskipun bisa diperoleh secara bebas di apotek terdekat. 

Read More