Latihan Kardio tagged posts

Manfaat Sehat Latihan Kardio Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Latihan kardio, atau biasa disebut dengan istilah latihan aerobik, merupakan aktivitas fisik yang akan membuat darah memompa dan grup otot besar bekerja. Beberapa contoh latihan kardio yang bisa Anda lakukan seperti berlari, bersepeda, bermain sepak bola, berenang, dan bahkan membersihkan rumah atau berkebun. Para ahli merekomendasikan setiap orang untuk mendapatkan setidaknya 150 menit latihan kardio sedang (berjalan atau berenang) setiap minggunya, atau 75 menit setiap minggu untuk latihan kardio keras (berlari atau bersepeda). Namun, apa sesungguhnya manfaat latihan kardio bagi kesehatan dan mengapa latihan jenis ini sangat direkomendasikan. Artikel ini akan membahas hal tersebut dengan lebih mendalam.

Dalam latihan kardio, tubuh akan menggerakkan semua otot besar di lengan, kaki, dan pinggang. Detak jantung akan meningkat, dan Anda akan bernapas dengan lebih dalam dan cepat. Hal ini akan memaksimalkan jumlah oksigen yang ada di darah dan membantu tubuh menggunakan oksigen dengan lebih efisien. Apabila Anda adalah seorang pemula dalam latihan kardio, mulailah dengan latihan sedang yang pelan sehingga Anda bisa melakukannya dalam waktu yang lama untuk mendapatkan manfaat kesehatan seperti:

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Para peneliti dari Universitas Negeri Pennsylvania memeriksa wanita aktif dan jarang berolahraga dan dampak latihan kardio dengan sistem kekebalan tubuh mereka. Dalam penelitian tersebut, terbagi 3 grup: satu grup berlatih menggunakan treadmill selama 30 menit, satu grup lain berlatih dengan intensitas tinggi selama 30 detik, dan grup terakhir tidak melakukan latihan apapun. Semua wanita diambil darahnya sebelum, setelah, dan pada interval yang berbeda-beda pada hari-hari sesi latihan tersebut berlangsung dan berminggu-minggu setelahnya. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa latihan kardio sedang dan teratur dapat meningkatkan beberapa antibodi khusus di dalam darah yang disebut immunoglobulin. Antibodi inilah yang memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sementara itu, grup wanita yang tidak melakukan olahraga tidak menunjukkan adanya tanda-tanda peningkatan sistem kekebalan tubuh dan kadar kortisol mereka lebih tinggi dibandingkan dengan grup yang aktif dan melakukan olahraga.

  • Mengurangi gejala penyakit asthma

Latihan kardio dapat membantu orang-orang dengan asthma mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan serangan asthma. Akan tetapi, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum memulai rutinitas latihan baru apabila menderita asthma. Dokter mungkin akan merekomendasikan aktivitas khusus atau tindakan pencegahan untuk membantu Anda tetap aman saat beraktivitas dan berolahraga.

  • Mengurangi rasa sakit kronis

Apabila Anda memiliki sakit punggung kronis, latihan kardo, terutama aktivitas yang ringan seperti berenang atau aerobik air, dapat membantu Anda mengembalikan ketahanan dan fungsi otot. Latihan kardio juga dapat membantu Anda mengurangi berat badan, yang mana dapat membantu mengurangi sakit punggung kronis.

  • Membantu meningkatkan kualitas tidur

Apabila Anda memiliki masalah gangguan tidur pada malam hari, cobalah melakukan latihan kardio pada pagi atau sore hari. Sebuah studi pada individu yang memiliki gangguan tidur kronis menunjukkan bahwa program latihan yang rutin ditunjang oleh pendidikan kehigienisan tidur merupakan sebuah bentuk perawatan insomnia yang efektif. Para peserta diajak untuk berlatih latihan kardio selama 16 minggu untuk kemudian diminta mengisi questionnaires tentang tidur dan mood umum mereka. Grup yang mengikuti latihan melaporkan mereka mendapatkan waktu dan kualitas tidur yang lebih baik, sekaligus adanya kemajuan vitalitas di siang hari.

Namun, perlu diketahui untuk menghindari latihan kardio menjelang waktu tidur, karena dapat membuat Anda kesulitan tidur. Pastikan Anda sudah berhenti berlatih kardio maksimal 2 jam sebelum waktu tidur.

Read More