hamil 1 bulan tagged posts

Memilih Makanan untuk Dikonsumsi Saat Hamil Satu Bulan

Pada masa kehamilan, konsumsi makanan bernutrisi tinggi menjadi suatu hal yang jauh lebih krusial dibanding masa lainnya. Untuk menjaga kesehatan janin, ibu hamil perlu memperhatikan jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi sejak dini, khususnya pada masa hamil 1 bulan.

Pola makan yang tidak benar di masa awal kehamilan akan berdampak besar bagi kondisi janin yang baru berkembang. Oleh sebab itu, penting bagi ibu hamil untuk mengenali jenis-jenis gizi yang penting bagi janin serta macam-macam makanan yang harus dihindari.

Nutrisi yang diperlukan pada masa hamil satu bulan

Memasuki bulan pertama kehamilan, ibu hamil bisa mencoba untuk mengonsumsi makanan dengan variasi yang beragam setiap harinya. Konsumsilah buah-buahan serta sayur-sayuran berwarna dari sumber organik apabila memungkinkan.

Secara garis besar, nutrisi yang paling penting bagi kesehatan janin pada masa awal kehamilan adalah:

  • Folat

Folat merupakan sumber gizi yang tergolong sebagai salah satu dari lima nutrisi utama yang penting bagi ibu hamil. Nutrisi ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi pada enam minggu pertama kehamilan. Konsumsi folat yang cukup mampu membantu mengurangi resiko neural tube defect (NTD), yaitu kondisi kelainan sistem saraf pada bayi.

Folat bisa didapatkan melalui kacang-kacangan dan biji-bijian serta sayuran daun berwarna hijau gelap. Selain itu, biasanya ibu hamil juga akan mendapatkan suplemen asam folat khusus dari dokter. Mengonsumi folat melalui obat-obatan dan makanan secara bersamaan akan membantu tubuh untuk meresap asam folat dengan lebih baik.

  • Vitamin B6

Di tengah masa hamil satu bulan, sering kali ibu hamil mengalami mual dan morning sickness. Konsumsi vitamin B6 dapat membantu mengatasi kondisi ini.

Vitamin B6 berguna untuk membantu tubuh dalam menyimpan dan menggunakan energi yang diperoleh dari makanan. Selain itu, vitamin ini juga membantu meningkatkan pertumbuhan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Makanan dengan kandungan vitamin B6 dapat ditemukan dalam daging unggas, telur, susu, kentang, dan sereal gandum seperti oatmeal.

  • Zat besi

Sama seperti folat, zat besi juga termasuk sebagai satu dari lima nutrisi terpenting bagi ibu hamil. Zat besi dapat membantu sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh dengan lancar. Kekurangan zat besi akan berdampak pada berbagai kelainan atau penyakit darah yang berbahaya bagi pertumbuhan janin. 

Zat besi bisa diperoleh melalui konsumsi daging, kacang-kacangan, buah-buahan kering, serta sayuran daun berwarna hijau gelap.

Makanan yang sebaiknya dihindari selama masa hamil satu bulan

Selain memahami jenis-jenis nutrisi yang penting bagi janin, ibu hamil juga perlu mengenali macam-macam makanan yang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan. Secara khusus, di tengah masa hamil satu bulan, ibu hamil sebaiknya menghindari makanan:

  • Seafood

Beberapa jenis seafood memiliki kandungan yang cukup baik bagi ibu hami. Akan tetapi, sebagian besar seafood mempunyai efek negatif bagi janin apabila dikonsumsi di masa awal kehamilan.

Seafood memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Kandungan ini bisa berdampak pada kerusakan otak janin dan perkembangan yang terhambat. Secara khusus, seafood yang paling harus dihindari di bulan pertama kehamilan adalah salmon, tuna, kerang mentah, dan sarden.

  • Telur dan daging mentah atau setengah matang

Ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi telur dan daging yang dimasak setengah matang. Makanan setengah matang beresiko menyebabkan kerusakan serius pada perkembangan janin karena adanya penumpukan bakteri salmonela dan listeria. Sebaiknya, konsumsilah telur dan daging yang sudah dimasak sampai matang karena memiliki gizi yang lebih bermanfaat bagi bayi.

Itulah beberapa jenis nutrisi yang perlu dikonsumsi dan makanan yang perlu dihindari pada masa hamil satu bulan. Konsultasikan juga jenis-jenis makanan yang Anda konsumsi dengan dokter kandungan untuk mencegah kerusakan pertumbuhan pada janin.

Read More