Corona tagged posts

Bagaimana Cara Mengurus Jenazah Pasien Corona?

Virus Corona atau Covid-19 terjadi sejak 31 Desember 2019 dan telah menyebar ke setiap negara dimana terdapat lebih dari 1 juta kasus dan mengakibatkan lebih dari 55.000 orang meninggal dunia, namun lebih dari 222.000 orang dinyatakan sembuh. Orang-orang yang meninggal akibat Corona perlu dikubur, namun jenazah pasien Corona harus diurus dengan hati-hati.

Jenazah pasien Corona perlu diurus sesuai ketentuan yang diterapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Prosedur untuk mengurus jenazah pasien Corona harus dilakukan dengan hati-hari untuk mencegah penyebaran virus Corona. Prosedur mengurus jenazah pasien Corona dimulai dari memandikannya hingga menguburnya.

Proses penguburan jenazah pasien Corona harus dilakukan oleh petugas kesehatan pihak rumah sakit yang telah dipilih oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia dimana nantinya mereka akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan masker.

Mencuci Jenazah Pasien Corona

Selain melengkapi diri dengan APD, petugas-petugas jenazah perlu melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Tidak makan, minum, merokok, atau menyentuh wajah selama berada di dalam ruangan jenazah.
  • Ketika memandikan jenazah, petugas jangan melakukan kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh jenazah.
  • Setelah memandikan jenazah, petugas perlu cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol.

Jika petugas terkena darah atau cairan dari tubuh jenazah, maka mereka perlu lakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Segera membersihkan bagian tubuh yang terkena luka dengan air bersih.
  • Jika petugas menemukan atau mengalami insiden ketika memandikan jenazah, maka petugas diharapkan untuk segera melaporkan kepada pengawas.

Hal lain yang perlu petugas jenazah lakukan adalah menyemprotkan klorin pada jenazah pasien Corona dan petugas jenazah yang terlibat dalam proses penguburan jenazah.

Mengubur Jenazah Pasien Corona

Setelah petugas jenazah memandikan jenazah pasien Corona, mereka dapat mengubur jenazah. Namun, petugas-petugas jenazah tidak boleh mengubur jenazah sembarangan, karena mereka harus mematuhi protokol untuk mencegah penyebaran virus melalui tanah.

Menurut Kemenag, petugas perlu mengubur jenazah dengan tata cara sebagai berikut:

  • Tergantung pada kondisi jenazah, jenazah dari pasien penyakit menular dapat dikuburkan atau dikremasi.
  • Jika jenazah pasien Corona perlu dikubur, maka jenazah tersebut harus dikubur di lokasi pemakaman dimana jaraknya harus berada setidaknya 50 meter dari sumber air tanah yang digunakan sebagai sumber air minum penduduk. Selain itu, lokasi penguburannya harus berjarak setidaknya 500 meter dari pemukiman.
  • Jenazah pasien Corona juga harus dikubur setidaknya sedalam 1,5 meter.
  • Liang kubur ditutup setidaknya setinggi 1 meter dengan tanah.
  • Petugas jenazah perlu mengubur jenazah pasien Corona dengan hati-hati, karena jika ada jenazah lain yang dikuburkan, maka perlu dikubur secara terpisah.

Jika pihak keluarga setuju untuk mengkremasi jenazah pasien Corona, maka jenazah tersebut perlu dikremasi dalam jarak 500 meter dari pemukiman terdekat. Walaupun demikian, Kemenag tidak menyarankan jenazah dikremasi supaya mengurangi polusi asap.

Setelah petugas jenazah selesai mengubur atau mengkremasi jenazah pasien Corona, mereka perlu buang benda-benda yang digunakan dalam proses pengurusan jenazah secepatnya. Selain itu, petugas perlu menyemprot klorin lagi tubuh dan pakaian pelindungnya.

Hal-Hal Yang Perlu Dilakukan Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona, Anda juga dihimbau untuk melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Tetap berada di rumah untuk melakukan aktivitas sesuai kebutuhan.
  • Anda hanya diperbolehkan keluar rumah jika ada keperluan mendesak seperti membeli obat.
  • Selama Anda berada di luar rumah, Anda sebaiknya gunakan masker untuk melindungi diri dari paparan virus Corona melalui udara.
  • Anda juga sebaiknya bawa tisu dan hand sanitizer jika Anda menyentuh benda yang terkontaminasi virus Corona seperti pegangan pintu.
  • Jangan melakukan kontak fisik dengan orang lain. Anda perlu jaga jarak dari orang lain setidaknya 1 meter.
  • Anda perlu cuci tangan secara rutin dengan sabun setidaknya 20 detik.
  • Konsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran.
  • Masaklah makanan dengan matang.
  • Berolahraga secara teratur di rumah.

Selain itu, Anda sebaiknya ikuti perkembangan yang terjadi melalui berita dan berdoa supaya tenaga medis dapat melakukan upaya maksimal untuk menyembuhkan pasien yang terkena virus Corona, dan supaya mereka dapat mengurus jenazah pasien Corona dengan baik.

Read More