cedera tagged posts

Hati-hati, Risiko Ini Bisa Membuat Cedera Tulang Kering

Salah satu bagian tubuh yang memiliki waktu penyembuhan paling lama jika mengalami cedera adalah bagian tulang kering. Setidaknya diperlukan waktu 4—6 bulan bagi Anda untuk bisa pulih jika mengalami cedera tulang kering tersebut. Pemulihan sempurna itu pun bisa dicapai jika Anda melakukan penanganan secara tepat.

cedera tulang kering

Memiliki waktu paling lama untuk sembuh dibandingkan tulang lainnya yang ada di tubuh, nyatanya cedera tulang kering termasuk kerusakan yang paling sering dialami seseorang. Mulai dari terjatuh sampai karena terlalu banyak aktivitas olahraga menjadi penyebab Anda mudah terkena cedera yang satu ini.

Cedera pada tulang kering akan semakin mudah menyerang Anda apabila ada sejumlah faktor risiko yang menyertai. Berikut ini adalah beberapa faktor risiko yang membuat Anda rentan terkena cedera yang memberikan kondisi nyeri di sepajang bagian depan dan dalam kaki di bawah lutut ini.

  1. Cedera Tulang Lain

Cedera pada tulang nyatanya bisa jadi menyebar. Ketika Anda sudah pernah merasakan cedera di salah satu bagian tulang kaki, bagian tulang kaki yang lain bisa lebih mudah mengalami cedera pula di kemudian hari. Bagi Anda yang pernah mengalami cedera tulang lain di bagian kaki, risiko untuk mengalami cedera tulang kering akan meningkat juga.

  • Kekurangan Nutrisi Tulang

Nutrisi yang membentuk kekuatan tulang adalah vitamin D serta kalsium. Kecukupan gizi untuk  dua nutrisi ini secara berturut-turut mencapai 600 IU dan 1.200 miligram. Kebutuhan tersebut cenderung akan bertambah semakin bertambahnya usia Anda. Hanya saja, angka kecukupan gizi tersebut sulit dicapai oleh kebanyakan orang. Alhasil, tulang menjadi menjadi lebih lemah dan Anda lebih berisiko terkena cedera di bagian-bagian seperti tulang kering maupun tulang lainnya.

  • Osteoporosis

Osteoporosis juga sangat mudah meningkatkan risiko terkena cedera tulang kering. Pasalnya, osteoporosis merupakan suatu kondisi merapuhnya tulang-tulang tertentu pada tubuh. Tidak terkecuali pada bagian tulang kering, bagian tersebut juga akan lebih rapuh dan mudah mengalami cedera ketika Anda terkena osteoporosis.

  • Telapak Kaki Datar

Telapak kaki datar nyatanya memunculkan banyak risiko cedera. Model telapak kaki ini juga sagat mudah meningkatkan risiko cedera tulang kering bagi Anda. Soalnya dengan model telapak kaki datar, Anda akan lebih mudah merasa lelah sampai lebih gampang terjatuh ketika menemui perubahan dataran di sekitar Anda.

  • Olahraga Berat

Orang-orang yang terlalu banyak berolahraga nyatanya memiliki risiko terkena cedera tulang kering dibandingkan mereka yang lebih senang berolahraga ringan. Dengan olahraga berat, beban kaki menjadi bertambah dan tidak memungkiri juga menimbulkan luka ataupun kerapuhan pada bagian tulang kering.

  • Obesitas

Berat tubuh yang terlalu berat menjadi risiko tersendiri bagi tulang-tulang di bagian kaki. Karena itulah, orang yang memiliki kelebihan berat badan signifikan alias obesitas akan lebih berisiko terkena cedera pada bagian tulang kering maupun tulang lainnya di kaki. Risiko ini diawali karena tulang-tulang tersebut terlalu lelah menanggung berat tubuh yang berlebih.

  • Gerakan Memutar

Berhati-hatilah bagi Anda yang sering melakukan gerakan mendadak ataupun memutar. Risiko terkena cedera tulang kering sangat tinggi mengintai Anda. Pasalnya, gerakan memutar membuat tulang kering mengalami “kaget” sehingga tidak jarang menimbulkan peradangan. Risiko terkait gerakan memutar ini rentan ada pada diri para atlet, seperti pemain sepakbola, tenis, sampai pemain ski.

  • Berjenis Kelamin Perempuan

Jenis kelamin juga berpengaruh pada tingkat risiko cedera pada tulang kering. Nyatanya perempuan memiliki tingkat risiko mengalami cedera tulang kering dibandingkan laki-laki. Alasannya karena pinggul perempuan lebih luas sehingga tulang kaki bagian atas lebih mudah masuk dan menusuk bagian lutut ke bawah. Gerakan yang sedikit salah pada akhirnya membuat tulang kaki bagian atas tersebut mencederai bagian tulang kering.

*** Mengetahui risiko terkait suatu penyakit bisa membuat Anda lebih waspada untuk menghindari penyakit tersebut. Termasuk ketika mengetahui risiko terkait cedera tulang kering, Anda bisa meminimalkan risiko yang Anda miliki guna terhindar dari cedera tulang yang penyembuhannya memerlukan waktu sampai setengah tahun tersebut.

Read More