Memahami Penyebab Panas Dalam

Kebanyakan dari Anda pasti tahu seperti apa rasanya panas dalam atau sakit tenggorokan. Panas dalam atau sakit tenggorokan menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling umum, terutama selama bulan-bulan musim hujan setiap tahun. Sebagian besar penyebab panas dalam berasal dari penyakit ringan seperti pilek atau flu dan dapat Anda obati di rumah.

Panas dalam biasanya membaik dalam waktu seminggu karena panas dalam adalah hal yang sangat umum terjadi dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan.

Rasa mengganjal, gatal, dan terbakar di bagian belakang tenggorokan Anda seringkali merupakan tanda peringatan pertama bahwa Anda terserang flu, atau bahwa flu sedang dalam perjalanan menuju tubuh Anda. Tapi hal tersebut juga bisa menjadi gejala pertama dari kondisi yang lebih serius, jadi Anda harus memperhatikan bagaimana panas dalam atau sakit tenggorokan Anda berkembang.

Macam-macam penyebab panas dalam:

  1. Pilek, flu, dan infeksi virus lainnya

Virus dapat menyebabkan sekitar 90 persen panas dalam, virus tersebut adalah:

  • Pilek
  • Influenza – flu
  • Mononucleosis, penyakit menular yang ditularkan melalui air liur
  • Campak, penyakit yang menyebabkan ruam dan demam
  • Cacar air, infeksi yang menyebabkan demam dan gatal, ruam bergelombang
  • Gondong, infeksi yang menyebabkan pembengkakan kelenjar ludah di leher

Cara mengatasi

Meskipun tidak ada obat tertentu untuk panas dalam yang disebabkan oleh virus, ada beberapa cara untuk membantu Anda merasa lebih nyaman. Salah satunya dengan minum cairan hangat, berkumur dengan air garam hangat, atau konsumsi obat yang dapat meredakan gejala nyeri atau demam. Ketika Anda terkena flu, Anda juga perlu untuk mendapatkan cukup istirahat, konsumsi makanan yang sehat, dan minum banyak air.

  1. Radang tenggorokan dan infeksi bakteri lainnya

Infeksi bakteri juga dapat menyebabkan Anda panas dalam atau sakit tenggorokan. Yang paling umum adalah penyakit radang tenggorokan, infeksi tenggorokan dan amandel yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus kelompok A.

Cara mengatasi

Radang tenggorokan dapat diobati dengan antibiotik, yang membunuh bakteri penyebab infeksi tersebut. Antibiotik sering dikonsumsi dalam bentuk pil atau diberikan sebagai suntikan. Penisilin dan amoksisilin adalah antibiotik yang umum digunakan untuk mengobati radang tenggorokan. Sedangkan, antibiotik lain diresepkan untuk orang yang alergi terhadap penisilin. Biasanya, Anda akan merasa lebih baik setelah mengkonsumsi antibiotik selama 2 sampai 3 hari.

  1. Alergi

Ketika sistem kekebalan tubuh Anda bereaksi terhadap pemicu alergi seperti serbuk sariawan, rumput, dan bulu hewan peliharaan, tubuh Anda akan melepaskan bahan kimia yang menyebabkan gejala seperti hidung tersumbat, mata berair, bersin, dan iritasi tenggorokan atau panas dalam.

Kelebihan lendir di hidung Anda dapat menetes ke bagian belakang tenggorokan Anda. Ini disebut postnasal drip dan dapat mengiritasi tenggorokan serta menjadi penyebab panas dalam di tenggorokan Anda.

Cara mengatasi

Anda perlu mencari tahu faktor pencetus alergi dan menghindarinya. Dengan mengetahui faktor pencetus alergi, kemunculan gejala dapat dihindari dan tidak selalu membutuhkan obat. Konsumsi obat untuk alergi Anda atau bila perlu kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik untuk alergi tersebut.

Penyebab panas dalam yang Anda rasakan sangat mungkin terjadi karena bawaan dari penyakit lain yang sedang Anda alami. Bila Anda merasa perlu untuk mengkonsumsi obat panas dalam, obat panas dalam bisa Anda dapatkan bahkan di warung dekat rumah. Anda juga dapat mengonsumsi makanan yang bersifat mendinginkan, dan dipercaya dapat meredakan panas dalam serta menghilangkan racun di dalam tubuh. Namun, lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter Anda  terlebih dahulu mengenai penyakit yang Anda alami yang menyebabkan panas dalam dan keluhan lainnya muncul.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>