Category Hidup Sehat

Beberapa Fungsi Rambut yang Tumbuh Pada Tubuh

Semua bagian pada tubuh manusia memiliki fungsi masing-masing, termasuk rambut yang tumbuh. Akan tetapi, Anda boleh mencukur rambut hingga habis jika memang menginginkannya. Hannya saja hal tersebut bisa membuat kulit rentan terhadap gesekan. Selain itu, rambut yang tumbuh pada masing-masing orang bisa berbeda dari segi warna, bentuk, ketebalan, serta kondisinya. Fungsi rambut adalah untuk melindungi kulit dari bakteri. Selain itu, masih terdapat banyak fungsi rambut lainnya sesuai dengan tempat tumbuhnya di tubuh. Berikut beberapa fungsi rambut yang sebaiknya Anda ketahui.

  • Fungsi rambut di kepala

Rambut di kepala merupakan jenis rambut yang paling sering diperhatikan daripada rambut di tempat lain. Hal ini dikarenakan fungsi rambut di kepala juga sebagai alat mempercantik diri. Fungsi lainnya adalah untuuk melindungi kulit kepala dari hawa dingin dan sengatan matahari.

  • Fungsi rambut di area mata

Selain di kepala, rambut di area mata juga sering diperhatikan terutama bagi para wanita. Rambut pada area mata meliputi alis dan bulu mata. Keduanya berfungsi untuk menahan keringat dadn air hujan agar tidak masuk ke dalam mata.

  • Fungsi rambut di perut, dada, kumis, dan janggut

Rambut bisa tumbuh pada bagian perut dan dada, meski tidak dialami oleh semua orang. Umumnya yang memiliki rambut di area ini adalah laki-laki. Selain itu, terdapat pula kumis dan jenggot. Pada perempuan, kumis dan jenggot bisa tumbuh namun jarang bisa selebat pada kulit laki-laki. Rambut di berbagai bagian kulit tersebut berfungsi sebagai penanda bahwa laki-laki telah dewasa. Selain itu, rambut tersebut juga bisa menjadi pembeda antara laki-laki dan perempuan secara biologis.

  • Fungsi rambut di ketiak

Fungsi rambut manusia ada banyak, termasuk rambut di ketiak. Fungsi rambut diketiak adalah untuk mengurangi gesekan yang terjadi. Selain itu, rambut di ketiak dapat melepaskan aroma yang mengandung feromon seehingga membuat seseorang lebih atraktif secara seksual.

  • Fungsi rambut hidung

Tentunya Anda menyadari bahwa terdapat rambut di dalam hidung. Rambut di hidung berfungsi sebagai penyaring alami. Dengan begitu, debu dan bakteri tidak mudah masuk sebab terhambat rambut pada hidung.

  • Fungsi rambut pada kulit kaki dan tangan

Rambut pada kulit tangan dan kaki disebut dengan bulu tangan dan bulu kaki dan memiliki fungsi tertentu. Fungsi pertama yaitu sebagai pengatur suhu tubuh. Bulu tangan dan kaki memiliki peran dalam pengendalian temperatur badan. Rambut di permukaan kulit akan membantu mendinginkan tubuh ketika Anda sedang beraktivitas. Fungsi kedua yaitu sebagai sensor tubuh. Dengan adanya rambut di kulit maka Anda dapat merasakan sakit, sentuhan, serta temperatur benda yang tersentuh. Hal ini berguna untuk menentukan respon seseorang terhadap sesuatu yang bersinggungan dengan kulitnya.

  • Fungsi rambut kemaluan

Rambut di kemaluan juga memiliki fungsi untuk mengurangi gesekan seperti rambut di ketiak. Fungsi lainnya adalah dapat melindungi area kemaluan dari bakteri. Foliker rambut di kemaluan memproduksi sebum, jenis minyak yang mencegah bakteri berkembang. Rambut di kemaluann juga berperan dalam melindungi area selangkangan dari infeksi.

                Agar fungsi rambut maksimal, Anda perlu melakukan perawatan. Pemberian nutrisi yang seimbang dapat membuat rambut di kulit menjadi lebih sehat dan bermanfaat. Selain itu, jaga kebersihan secara teratur agar terhindar dari kuman dan bakteri. Jika rambut di tubuh Anda sulit tumbuh dan Anda menginginkannya, berikan sampo atau minyak khusus penumbuh rambut. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk meminimalisir reaksi alergi dan iritasi.

Read More

5 Cara Alami untuk Membasmi Jerawat di Bibir

Tahukah Anda bahwa jerawat tidak hanya muncul di wajah? Jerawat bisa muncul di kulit kepala, punggung, dan juga bibir. Penyebabnya bisa berbeda-beda. Jerawat di bibir biasanya hanya muncul satu atau dua saja, tidak sebanyak di punggung atau muka. Meski demikian, jerawat di bibir bisa sangat mengganggu aktivitas seperti makan dan berbicara.

Penyebab jerawat di bibir

Jerawat yang muncul di bibir terkadang bisa terasa sangat perih. Penyebabnya berbeda dengan jerawat yang muncul di area kulit lain. Berikut penyebab munculnya jerawat di bibir.

  1. Iritasi kosmetik

Penyebab munculnya jerawat di bibir yang paling sering adalah iritasi kosmetik. Kandungan di dalam kosmetik yang digunakan tidak cocok dengan kulit Anda sehingga menimbulkan reaksi berupa munculnya jerawat di bibir.

  • Perubahan hormon tubuh

Perubahan hormon bisa menyebabkan munculnya jerawat pada bibir. Perubahan hormon bisa terjadi saat masa kehamilan, menopause, pubertas, siklus menstruasi, atau kondisi medis badan ketika mengonsumsi obat tertentu.

  • Penggunaan lip balm yang berulang

Menggunakan lip balm berulag-ulang juga merupakan penyebab jerawat di bibir. Jika cuaca sedang panas, kadang Anda tidak sadar menggunakan lip balm berulang-ulang. Menumpuk lip balm di bibir bisa menimbulkan jerawat karena bibir mengalami peradangan.

Cara alami mengatasi jerawat di bibir

Berbeda dengan obat dokter, menggunakan bahan alami membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyembuhkan jerawat di bibir. Penggunaannya pun harus lebih sering dan rutin. Umumnya penggunaan bahan alami diulang 3 kali sehari secara rutin dalam waktu seminggu untuk mengatasi jerawat di bibir hingga tuntas. Berikut ini 5 cara alami untuk mengatasi jerawat di bibir yang bisa Anda coba.

  1. Kompres dengan air hangat

Cara paling mudah untuk mengatasi jerawat di bibir adalah dengan mengompresnya. Gunakan kapas yang dibasahi air hangat kemudia tempelkan pada jerawat di bibir. Hal ini berguna untuk mengurangi nyeri, mengeringkan nanah, serta membantu mengeluarkan minyak yang menyumbat pori-pori. Meski terlihat sangat sederhana, menompres jerwat di bibir dengan air hangat cukup efektif untuk dilakukan.

  • Gunakan Madu

Anda bisa menggunakan bahan alami seperti madu untuk mengatasi jerawat di bibir. Kandungan antibakterinya membantu mengobati kondisi kulit yang memburuk. Oleskan madu pada jerawat di bibir. Diamkan beberapa menit kemudian bilas. Lakukan berulang kali agar efek maksimal.

  • Tea tree oil bisa membantu

Minyak esensial andalan kulit adalah tea tree oil. Fungsinya cukup banyak termasuk membantu mengatasi jerawat pada bibir. Jika Anda tidak memiliki alergi terhadap tea tree oil, Anda bisa langsung mengoleskannya pada jerawat di bibir. Akan tetapi, alangkah baiknya tes terlebih dahulu dengan cara mengoleskan tea tree oil di lengan. Tunggu reaksinya hingga 24 jam. Beberapa kulit sensitif bisa menunjukkan gejala alergi setelah 24 jam.

  • Gunakan tomat

Menggunakan tomat juga bisa jadi cara ampuh membasmi jerawat di bibir. Caranya cukup sederhana. Oleskan tomat yang sudah dihaluskan pada jerawat di bibir. Diamkan selama 10 hingga 15 menit. Setelahnya bilas menggunakan air hangat.

  • Membuat adonan kunyit

Cara alami terakhir yang bisa Anda coba yaitu dengan adonan kunyit. Anda bisa membuat adonan kunyit menggunakan bubuk kunyit yang dicampurkan dengan beberapa tetes air. Aduk rata hingga membentuk pasta. Oleskan pada jerawat di bibir dan diamkan hingga mengering. Setelah kering, bilas dengan air hangat. Adonan kunyit cukup efektif membasmi jerawat di bibir sebab terdapat kandungan antioksidan dan antiradang di dalamnya.

Meski menggunakan bahan alami terbukti ampuh menghilangakan jerawat di bibir, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Kondisi masing-masing kulit berbeda, sehingga bahan alami yang digunakan pun belum tentu cocok. Jerawat di bibir juga bisa dicegah dengan memastikan produk kosmetik yang digunakan aman bagi bibir. Selain itu, gunakan petrolium jelly dan lip balm secukupnya saja agar tidak membuat iritasi dan menimbulkan jerawat di bibir. 

Read More

Cara Alami Atasi Uban di Usia Muda

Selain keriput, salah satu tanda penuaan yang paling populer adalah tumbuhnya uban atau rambut putih di kepala. Namun, masalahnya banyak orang yang mendapati uban di usia muda. Kondisi ini tentunya bisa mempengaruhi penampilan seseorang.

uban di usia muda

Ada banyak faktor yang memungkinkan seseorang mendapati uban di usia muda. Genetik memagang peran yang penting, tetapi lebih dari itu, kebiasaan dan pola hidup seseorang juga menjadi penyebab utama terjadinya kondisi tersebut.

Untuk menghindari atau mengatasi uban di usia muda tersebut, seseorang harus melakukan berbagai cara. Di bawah ini terdapat beberapa cara alami yang dapat menjawab masalah tersebut, di antaranya:

  • Pintar Memilah Makanan

Salah satu cara mencegah uban di usia muda yaitu memperhatikan asupan makanan. Makanan yang sarat kandungan vitamin B12 dinilai ampuh membuat seseorang terhindar dari kondisi ini.

Vitamin B12 memiliki manfaat untuk mempertahankan kesehatan kulit kepala dan memulihkan rambut agar tidak sampai beruban. Vitamin B12 banyak terkandung dalam keju, alpukat, plum, jeruk, dan cranberry.

  • Beri Perhatian pada Biotin

Makanan sumber biotin seperti oat dan almond dapat membantu mempertahankan warna hitam rambut. Konsumsilah makanan-makanan tersebut apabila Anda ingin menghilangkan uban di usia muda.

  • Aplikasikan Minyak Almond atau Minyak Zaitun

Kedua minyak ini mampu menutrisi kulit kepala. Kebiasaan malas meminyaki rambut dengan bahan alami, seperti minyak almond atau minyak zaitun bisa menyebabkan folikel rambut lemah sehingga menyebabkan rambut menjadi putih, tipis, dan kusam.

Seseorang tak harus terpaku kepada dua jenis minyak alami ini, sebab masih banyak deretan minyak herbal lain yang dapat memperbaiki rambut rusak, termasuk tumbuhnya uban di usia muda.

  • Hindari Sengatan Matahari Langsung

Salah satu penyebab munculnya uban di usia muda adalah rambut terlalu sering terpapar oleh sengatan panas matahari. Menjadi masuk akal jika menggunakan pelindung kepala, seperti topi atau payung, dapat menjadi cara terhindar dari kondisi tersebut.

Selain itu, panas yang berasal dari air panas, hair dryer, hingga catokan rambut juga menjadi faktor tumbuhnya uban di usia muda. Ada baiknya seseorang segera mengurangi kebiasaan ini untuk menghindari uban yang ada tumbuh semakin banyak.

  • Hindari Stres

Ada begitu banyak dampak stres bagi kesehatan manusia, salah satunya adalah menipiskan sel induk dari pangkal folikel rambut. Tak hanya itu, stres berkepanjangan juga dapat menyebabkan penuaan datang lebih cepat, termasuk pada rambut. Dikatakan stres 3 kali lebih cepat menyebabkan penuaan dini.

Oleh sebab itu, kendalikan stres sebaik mungkin untuk mengatasi uban di usia muda. Anda dapat melakukan meditasi untuk mengurangi stres dan membuat pikiran lebih tenang.

  • Jangan Merokok

Merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit dan rambut dengan cepat. Tak hanya membuat sesak di dada, merokok ternyata dapat mempercepat timbulnya keriput di kulit, termasuk kulit kepala.

Oleh sebab itu, berhenti merokok merupakan langkah yang tepat untuk membantu menghambat munculnya uban lebih banyak pada rambut. Sehingga Anda akan tampak awet muda.

  • Teh dan Kopi Bisa Jadi Pewarna Rambut Alami

Apabila uban telah muncul dan Anda ingin mengatasinya dengan bahan alami, maka menggunakan teh atau kopi sebagai cat rambut alami adalah pilihan yang tepat. Cara ini tentu dapat Anda coba.

Caranya, didihkan kopi atau teh selama 15 menit, biarkan hingga dingin. Kemudian tambahkan minyak alami ke dalamnya. Cuci rambut secara teratur menggunakan air tersebut untuk mengubah rambut putih Anda atau uban menjadi kembali hitam secara alami.

Itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan seseorang untuk mengatasi masalah pada rambutnya. Uban kadang membuat seseorang tidak percaya diri lantaran terkesan dan terlihat lebih tua dari usia seharusnya.

Oleh karenanya, uban di usia muda sebaiknya segera Anda atasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau bisa, hindari sekalian kondisi ini karena setiap orang punya potensi mendapati uban di usia muda.

Read More

Amankan Antidepresan Trisiklik untuk Mengobati Depresi?

Apakah Anda tahu bahwa untuk mengobati gangguan kesehatan mental membutuhkan obat khusus? Dalam dunia medis, obat khusus ini disebut dengan antidepresan yang terbagi menjadi beberapa kategori, salah satunya antidepresan trisiklik.

Antidepresan trisiklik (TCA) atau yang juga dikenal dengan antidepresan sering kali direkomendasikan untuk mengatasi masalah depresi. Ditemukan pertama kali pada tahun 1950-an, obat TCA menjadi salah satu antidepresan yang pertama kali ditemukan. Umumnya, dokter akan meresepkan obat ini jika tubuh pasien tidak menerima antidepresan dari kategori lain. Meskipun dianggap sebagai antidepresan yang efektif untuk mengobati depresi, TCA jarang direkomendasikan untuk menangani depresi lini pertama. Pasalnya, antidepresan trisiklik mengalami efek samping yang cukup serius.

Penggunaan antidepresan trisiklik (TCA) tidak hanya ditujukan untuk menangani depresi, namun juga beberapa kondisi gangguan kesehatan, seperti:

  • Migrain
  • Penyakit Parkinson
  • Rasa nyeri yang kronis
  • Gangguan obsesif-kompulsif
  • Gangguan kepanikan
  • Masalah kesehatan mental bipolar
  • Fibromyalgia
  • Gangguan stres pascatrauma
  • Adanya permasalahan pada pemusatan perhatian dan hiperaktivitas
  • Masalah kecemasan
  • Gangguan dismorfik tubuh

Apa saja jenis antidepresan trisiklik untuk mengobati depresi?

Secara umum, terdapat beberapa antidepresan trisiklik yang umumnya digunakan, yaitu:

  • Trimipramin
  • Protriptylin
  • Nortriptylin
  • Doksepin
  • Desipramin
  • Amoksapin
  • Amitriptylin
  • Maprotilin
  • Imipramin

Bagaimana cara kerja antidepresan trisiklik?

Cara kerja antidepresan trisiklik, yaitu dengan mempertahankan kadar serotonin dan norepinefrin yang ada dalam otak. Kedua senyawa ini berkaitan erat dengan perasaan bahagia dan berperan penting dalam menjaga suasana hati tetap dalam kondisi stabil. Menjaga keseimbangan kadar serotonin dan norepinefrin tadi, berguna untuk memperbaiki suasana hati pasien.

Meskpin begitu, antidepresan trisiklik juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai. Sebagai contoh, beberapa pasien mungkin akan mengalami pergerakan otot, termasuk otot di sekitar sistem pencernaan, secara tidak normal di luar kesadarannya. Diketahui juga, bahwa antidepresan trisiklik dapat menghambat efek histamin yang merupakan salah satu senyawa dari sistem imun tubuh.

Apa saja efek samping antidepresan trisiklik terhadap pasien?

Efek samping yang disebabkan oleh penggunaan antidepresan trisiklik akan berbeda-beda, tergantung pada jenis obatnya itu sendiri. Meskipun begitu, terdapat beberapa efek samping antidepresan trisilik yang telah diketahui:

  • Mual
  • Mulut kering
  • Adanya kenaikan berat badan, khususnya jika mengonsumsi jenis obat amitriptyline, imipramine, dan doksepin
  • Mengalami permasalahan penglihatan, seperti pandangan kabur
  • Tekanan darah rendah
  • Pusing atau sakit kepala
  • Adanya disfungsi seksual
  • Kelelahan
  • Retensi urin
  • Mengalami disorientasi, yaitu ketika seseorang tidak mampu untuk merespons terhadap apa yang terjadi di sekitarnya.
  • Sembelit
  • Kejang, khususnya untuk penggunaan obat maprotilin
  • Rasa kantuk

Apakah antidepresan trisiklik dapat dikonsumsi oleh setiap orang?

Bagi sebagian orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti:

  • Masalah tiroid
  • Masalah pada jantung
  • Glaukoma sudut tertutup
  • Retensi urin
  • Pembesaran prostat

antidepresan trisiklik dapat memperparah permasalahan kesehatan tersebut. Selain itu, TCA juga diketahui dapat memengaruhi kadar gula darah. Penggunaan antidepresan trisiklik pada pasien diabetes perlu untuk diperhatikan secara khusus, termasuk lebih sering waspada terhadap kadar gula darah dalam tubuh. Selain itu, bagi ibu hamil dan menyusui, penggunaan antidepresan trisiklik perlu untuk didiskusikan dengan dokter terlebih dahulu agar tidak menimbulkan komplikasi kandungan yang membahayakan kesehatan janin dan sang ibu.

Read More

Mempelajari Tes Gamma GT

Tes gamma GT (glutamyl transferase) merupakan jenis tes yang dilakukan untuk mengukur kadar enzim gamma-glutamyl transferase (GGT) dalam darah manusia

tes gamma gt

Mengapa Tes Gamma GT Diperlukan?

Tes tersebut dapat dilakukan untuk membersihkan zat beracun dari dalam tubuh manusia. Tidak hanya itu, tes gamma GT juga dapat membantu dokter mengevaluasi fungsi hati pasien.

Tes gamma GT tidak dapat dilakukan sebagai pemeriksaan rutin, namun tes tersebut dapat dilakukan untuk menentukan penyebab seseorang memiliki kadar enzim alkaline phosphatase (ALP) yang tinggi.

Jika pasien mengalami gangguan pada fungsi hati, kadar enzim GGT dan ALP akan meningkat, dan hanya kadar ALP yang meningkat pada orang yang mengalami gangguan jaringan tulang. Oleh karena itu, tes gamma GT dapat dilakukan untuk mengetahui apakah kadar ALP meningkat berkaitan dengan masalah hati atau gangguan pada tulang.

Tes gamma GT diperlukan bagi seseorang yang mengalami gejala akibat gangguan hati yang meliputi:

  • Penurunan nafsu makan.
  • Merasa lemas.
  • Sakit perut.
  • Mual hingga muntah.
  • Kulit gatal.
  • Penyakit kuning.
  • Warna urine yang pekat.

Tidak hanya oleh orang yang mengalami gejala di atas, tes gamma GT juga dapat dilakukan oleh orang-orang yang sering mengkonsumsi alkohol. Gangguan fungsi hati bisa saja terjadi karena mengkonsumsi alkohol secara berlebihan.

Persiapan Sebelum Melakukan Tes Gamma GT

Jika Anda mengalami gangguan pada hari, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter. Dokter dapat membantu mengatasi kondisi Anda dengan melakukan tes gamma GT. Sebelum melakukan tes gamma GT, Anda diminta untuk berpuasa minimal 8 jam sebelum melakukan prosedur medis tersebut. Kadar enzim GGT akan menurun setelah manusia mengkonsumsi makanan.

Anda juga akan diminta untuk tidak mengkonsumsi alkohol atau obat-obatan tertentu sebelum melakukan tes gamma GT.

Langkah-Langkah Untuk Melakukan Tes Gamma GT

Setelah melakukan persiapan di atas, Anda dapat melakukan tes gamma GT. Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan tes gamma GT:

  • Petugas medis akan membersihkan bagian penusukan jarum dengan cairan antiseptik untuk mencegah infeksi. Pengambilan darah biasanya dilakukan di bagian dalam siku pasien.
  • Tali elastis atau torniket akan dipasang di bagian lengan atas pasien untuk membendung darah supaya pembuluh darah vena mudah dilihat.
  • Ketika vena ditemukan, jarum suntik akan ditusukkan ke dalam pembuluh darah vena pasien.
  • Setelah itu, tabung khusus dipasang di belakang jarum untuk menampung darah pasien.
  • Setelah mengumpulkan sampel darah, torniket dan jarum akan dilepas.
  • Bagian penusukan akan dibersihkan, kemudian ditutup dengan plester steril.

Hasil Dari Tes Gamma GT

Untuk mendapatkan hasil tes gamma GT yang normal, kadarnya harus berada di antara 0 hingga 30 unit per liter (U/L). Pasien mungkin dapat menunjukkan hasil yang lebih tinggi dari 30 U/L, namun kadar GGT berbeda bagi setiap pasien, dan tergantung pada usia dan jenis kelamin.

Pasien yang memiliki kadar GGT tinggi menunjukkan adanya masalah pada hati. Pasien mungkin mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Hepatitis.
  • Sirosis hati.
  • Penyakit jantung kongestif.
  • Sindrom metabolik.
  • Diabetes melitus.
  • Pankreatitis.

Jika pasien mengalami peningkatan pada kadar enzim ALP, namun tidak ada peningkatan kadar enzim GGT, hal tersebut menunjukkan bahwa pasien mungkin mengalami penyakit tulang.

Jika hasil tes gamma GT pasien tidak normal atau menunjukkan adanya masalah seperti yang disebutkan di atas, dokter akan melakukan pemeriksaan kepada pasien seperti tes kadar bilirubin dan USG untuk mengevaluasi hati dan empedu pasien.

Komplikasi

Pasien yang melakukan tes gamma GT dapat menyebabkan komplikasi berupa nyeri, perdarahan, memar, dan infeksi.

Kesimpulan

Tes gamma GT merupakan tes yang dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi hati pasien. Prosedur tes tersebut sederhana. Jika pasien menerima hasil yang tidak bagus pada tes gamma GT, pasien perlu melakukan pemeriksaan lain. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat tanyakan persoalan tersebut kepada dokter.

Read More

Penting! Inilah Cara Menggunakan Fasilitas BPJS Ibu Hamil

Ibu hamil, tentunya salah satu hal yang menjadi perhatian penting adalah biaya yang dikeluarkan selama masa kehamilan hingga proses persalinan tiba. Nah, untuk membantu pengeluaran ini, tidak ada salahnya Anda menggunakan layanan BPJS ibu hamil. Yaps, ibu hamil bisa menggunakan fasilitas BPJS kesehatan untuk membantu biaya perawatan selama kehamilan hingga melahirkan. Tentunya, agar layanan BPJS ibu hamil dapat digunakan, harus mengikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku. Seperti apa sih prosedurnya? Mari kita telusuri di sini!

bpjs ibu hamil

Tata cara menggunakan layanan kesehatan BPJS ibu hamil.

Untuk mempermudah proses menggunakan layanan BPJS kesehatan, ibu hamil harus memperhatikan tata caranya. Adapun langkah-langkah menggunakan BPJS ibu hamil adalah sebagai berikut.

  1. Mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai kebutuhan.

Apabila ibu hamil ingin memeriksakan kehamilannya secara rutin, maka dapat mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) terdekat. Umumnya, FKTP ini sudah tertera pada kartu BPJS ibu hamil. Faskes tingkat pertama dapat berupa puskesmas, dokter perorangan, klinik swasta, maupun bidan.

Jika ibu hamil akan melahirkan, maka segeralah kunjungi FKTP terdekat. Untuk persalinan yang normal tanpa gangguan, Anda dapat langsung diproses oleh FKTP tersebut tanpa ada rujukan ke rumah sakit lainnya. Namun, apabila persalinan membutuhkan tindakan lanjut atau tidak dapat dilakukan secara normal, maka akan dirujuk ke faskes tingkat kedua. Tentunya, fasilitas kesehatan tingkat kedua memiliki peralatan medis yang lebih memadai untuk menangani hal tersebut.

Selanjutnya, ibu hamil yang mengalami kondisi darurat, seperti perdarahan, ketuban pecah, kejang, atau lainnya yang berisiko tinggi untuk ibu dan janin, maka bisa langsung dibawa ke rumah sakit terdekat tanpa harus melalui faskes tingkat pertama. Hal ini bertujuan memberikan pertolongan segera untuk ibu dan janin, serta mencegah risiko yang lebih buruk terjadi.

  • Siapkan dokumen-dokumen penting.

Dokumen-dokumen ini diperlukan sebagai persyaratan pencairan dana subsidi BPJS ibu hamil. Anda bisa menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan jauh-jauh hari. Ini untuk mencegah kehilangan dokumen penting yang diperlukan untuk menggunakan BPJS kesehatan. Selain itu, jika nanti HPL tiba, Anda tidak perlu repot lagi menyiapkan semua dokumen tersebut.

  • Kartu identitas diri atau KTP dan fotokopinya.
  • Kartu BPJS dan fotokopinya.
  • Kartu keluarga (KK) dan fotokopinya.
  • Buku kesehatan ibu dan janin.
  • Surat rujukan dari FKTP jika ada.

Untuk surat rujukan, hanya bisa diperoleh apabila ibu hamil mengunjungi FKTP dan ternyata, kondisinya tidak dapat ditangani dengan peralatan medis FKTP. Surat rujukan berlaku selama 1 bulan untuk tiga kali pemeriksaan. Jika ternyata ibu hamil membutuhkan lebih dari masa tersebut, maka perlu diurus kembali dari FKTP terdekat.

  • Biaya yang ditanggung oleh BPJS kesehatan.

Seperti yang kita ketahui, tidak semua biaya dapat ditanggung oleh BPJS. Oleh sebab itu, Ibu hamil harus tahu jumlah dana yang dapat disubsidi oleh BPJS ibu hamil. Jika ternyata ibu hamil membutuhkan biaya perawatan lebih dari dana subsidi, maka dapat dipersiapkan dari jauh hari.

Pemeriksaan antenatal care (ANC) atau sebelum persalinan.

  • 1 paket dengan maksimal 4 kali kunjungan yang dilakukan pada satu tempat sebesar Rp200.000,-
  • Pemeriksaan ANC dilakukan pada tempat yang berbeda sebesar Rp50.000,- per pemeriksaan kunjungan.

Proses persalinan normal.

  • Tenaga bidan sebesar Rp700.000,-
  • Tenaga dokter sebesar Rp 800.000,-
  • Persalinan normal membutuhkan tindakan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi) dari puskesmas sebesar Rp950.000,-.

Persalinan dirujuk ke faskes tingkat II.

  • Ibu hamil akan dikenakan subsidi berdasarkan kelas rumah sakit, regional rumah sakit, kelas perawatan, kepemilikan rumah sakit, dan tingkat keparahan kondisi ibu hamil.
  • Umumnya, ibu hamil tidak dikenakan biaya tambahan lagi jika sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pemeriksaan postnatal care (PNC) atau setelah melahirkan.

  • Pelayanan dari puskesmas sebesar Rp175.000,-
  • Satu kali kunjungan ibu nifas ketiga dan satu kali kunjungan bayi baru lahir (usia 0-28 hari) ketiga sebesar Rp25.000,- per kunjungan.

Inilah beberapa persyaratan dan prosedur yang harus dipersiapkan jika ingin menggunakan fasilitas BPJS ibu hamil. Kebanyakan ibu hamil jarang menggunakan layanan pemeriksaan postnatal atau setelah melahirkan, padahal dapat ditanggung dengan BPJS kesehatan juga. Sekarang, Anda dapat memanfaatkan seluruh layanan BPJS kesehatan untuk ibu hamil tanpa perlu khawatir lagi dengan tingginya biaya melahirkan.

Read More

Beragam Manfaat dari Rendahnya Kalori Pepaya

Salah satu buah yang aman dikonsumsi tiap hari adalah pepaya. Alasannya simpel, kalori pepaya tergolong rendah sehingga memungkinkan para penikmatnya memperoleh nutrisi dari makanan lain, walaupun suda banyak memakan buah tropis yang satu ini.

Pepaya memang termasuk buah yang lazim dikonsumsi secara harian karena harganya yang terbilang terjangkau serta rasnaya yang manis. Toh di balik rasa manisnya, kalori pepaya hanya berkisar 43 gram untuk tiap porsi 100 gram. Alhasil untuk masalah kesehatan, kalori yang rendah ini pun menghasilkan banyak manfaat.

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari buah pepaya yang bisa Anda nikmati ketika rajin menyantapnya. Nyata-nyatanya juga, manfaat-manfaat di bawah ini bisa tercipta karena sumbangsih kalori pepaya yang tergolong rendah.

  1. Lancarkan Sistem Pencernaan

Pernah mendengar saran untuk mengobati sembelit menggunakan pepaya? Pendapat tersebut bukan mitos belaka. Nyatanya dengan kandungan serat yang lumayan tinggi dan jumlah air yang melimpah, pepaya bisa membantu sistem pencernaan lebih lancar. Pepaya juga mengandung banyak enzim yang bisa memecah makanan dan melindungi jaringan yang melapisi saluran pencernaan sehingga sistem pencernaan Anda lebih sehat.

  • Mampu Reduksi Stres

Banyak orang beranggapan bahwa mengonsumsi pepaya tiap malam dapat menjadi jalan terbaik agar proses buang air besar di pagi hari menjadi lancar. Nyatanya, manfaat pepaya lebih dari itu! Pepaya memiliki kandungan vitamin C yang tinggi sehingga mampu mereduksi tingkat stres yang membekap Anda. Mengonsumsi jenis buah-buahan ini pada malam hari ini pun dapat menjadi pilihan bijak untuk melepas keletihan dan depresi setelah dipusingkan oleh beragam aktivitas sepanjang hari.

  • Jaga Gula Darah

Salah satu manfaat kalori pepaya yang rendah adalah mampu menjaga tekanan gula darah. Pasalnya, kalori sangat berhubungan dengan glukosa yang dihasilkan. Untuk pepaya sendiri, kandungan gula alaminya mencapai 11 gram per porsi 100 gram. Hal ini membuat buah yang satu ini tidak akan meningkatkan tekanan gula darah Anda secara tajam. Bahkan oleh penderita diabetes, pepaya aman dikonsumsi.

  • Tingkatkan Kesehatan Mata

Mau punya mata sehat? Bukan hanya buah pisang yang bisa menjadi solusinya. Pepaya juga bisa membantu Anda meningkatkan kesehatan mata. Kandungan vitamin A yang tinggi dalam buah tropis ini mampu melindungi kornea mata Anda. Ditambah lagi, pepaya juga kaya antioksidan yang membantu mengurangi degenerasi retina.

  • Turunkan Berat Badan

Buat Anda yang sulit untuk menurunkan berat badan, apakah sudah pernah mencoba mengonsumsi pepaya secara rutin? Kalori pepaya yang rendah disandingkan dengan tingginya serat pada buah yang satu ini mampu membuat berat badan Anda turun secara siginifikan dalam jangka waktu yang tidak terlalu panjang. Pasalnya, kalori pepaya yang rendah membuat asupan energi yang masuk ke tubuh berimbang dan tidak menimbun menjadi lemak. Serat yang tinggi pada pepaya juga membuat Anda merasa lebih lama kenyang sehingga tidak sebentar-sebentar mengemil.

  • Cerahkan Kulit

Pepaya merupakan buah dengan kandungan antioksidan sangat tinggi. Tidak hanya berfungsu bagi kesehatan organ tubuh bagian dalam, antioksidan yang terbilang besar ada di pepaya bisa membantu mencerahkan kulit Anda. Dengan rutin mengonsumsi pepaya, kulit Anda akan tampak lebih bercahaya, kencang, serta terhindar dari kekusaman.

Banyak bukan manfaat dari kalori pepaya yang tergolong rendah? Jadi, sudahkah Anda menikmati makan pepaya hari ini? Cobalah untuk rutin mengonsumsinya, ya. Apalagi sebenarnya, pepaya merupakan buah yang ada tiap musim sehingga Anda tidak akan kesulitan untuk mencarinya. Selamat menikmati manfaat pepaya!

Read More

Hati-hati, Risiko Ini Bisa Membuat Cedera Tulang Kering

Salah satu bagian tubuh yang memiliki waktu penyembuhan paling lama jika mengalami cedera adalah bagian tulang kering. Setidaknya diperlukan waktu 4—6 bulan bagi Anda untuk bisa pulih jika mengalami cedera tulang kering tersebut. Pemulihan sempurna itu pun bisa dicapai jika Anda melakukan penanganan secara tepat.

cedera tulang kering

Memiliki waktu paling lama untuk sembuh dibandingkan tulang lainnya yang ada di tubuh, nyatanya cedera tulang kering termasuk kerusakan yang paling sering dialami seseorang. Mulai dari terjatuh sampai karena terlalu banyak aktivitas olahraga menjadi penyebab Anda mudah terkena cedera yang satu ini.

Cedera pada tulang kering akan semakin mudah menyerang Anda apabila ada sejumlah faktor risiko yang menyertai. Berikut ini adalah beberapa faktor risiko yang membuat Anda rentan terkena cedera yang memberikan kondisi nyeri di sepajang bagian depan dan dalam kaki di bawah lutut ini.

  1. Cedera Tulang Lain

Cedera pada tulang nyatanya bisa jadi menyebar. Ketika Anda sudah pernah merasakan cedera di salah satu bagian tulang kaki, bagian tulang kaki yang lain bisa lebih mudah mengalami cedera pula di kemudian hari. Bagi Anda yang pernah mengalami cedera tulang lain di bagian kaki, risiko untuk mengalami cedera tulang kering akan meningkat juga.

  • Kekurangan Nutrisi Tulang

Nutrisi yang membentuk kekuatan tulang adalah vitamin D serta kalsium. Kecukupan gizi untuk  dua nutrisi ini secara berturut-turut mencapai 600 IU dan 1.200 miligram. Kebutuhan tersebut cenderung akan bertambah semakin bertambahnya usia Anda. Hanya saja, angka kecukupan gizi tersebut sulit dicapai oleh kebanyakan orang. Alhasil, tulang menjadi menjadi lebih lemah dan Anda lebih berisiko terkena cedera di bagian-bagian seperti tulang kering maupun tulang lainnya.

  • Osteoporosis

Osteoporosis juga sangat mudah meningkatkan risiko terkena cedera tulang kering. Pasalnya, osteoporosis merupakan suatu kondisi merapuhnya tulang-tulang tertentu pada tubuh. Tidak terkecuali pada bagian tulang kering, bagian tersebut juga akan lebih rapuh dan mudah mengalami cedera ketika Anda terkena osteoporosis.

  • Telapak Kaki Datar

Telapak kaki datar nyatanya memunculkan banyak risiko cedera. Model telapak kaki ini juga sagat mudah meningkatkan risiko cedera tulang kering bagi Anda. Soalnya dengan model telapak kaki datar, Anda akan lebih mudah merasa lelah sampai lebih gampang terjatuh ketika menemui perubahan dataran di sekitar Anda.

  • Olahraga Berat

Orang-orang yang terlalu banyak berolahraga nyatanya memiliki risiko terkena cedera tulang kering dibandingkan mereka yang lebih senang berolahraga ringan. Dengan olahraga berat, beban kaki menjadi bertambah dan tidak memungkiri juga menimbulkan luka ataupun kerapuhan pada bagian tulang kering.

  • Obesitas

Berat tubuh yang terlalu berat menjadi risiko tersendiri bagi tulang-tulang di bagian kaki. Karena itulah, orang yang memiliki kelebihan berat badan signifikan alias obesitas akan lebih berisiko terkena cedera pada bagian tulang kering maupun tulang lainnya di kaki. Risiko ini diawali karena tulang-tulang tersebut terlalu lelah menanggung berat tubuh yang berlebih.

  • Gerakan Memutar

Berhati-hatilah bagi Anda yang sering melakukan gerakan mendadak ataupun memutar. Risiko terkena cedera tulang kering sangat tinggi mengintai Anda. Pasalnya, gerakan memutar membuat tulang kering mengalami “kaget” sehingga tidak jarang menimbulkan peradangan. Risiko terkait gerakan memutar ini rentan ada pada diri para atlet, seperti pemain sepakbola, tenis, sampai pemain ski.

  • Berjenis Kelamin Perempuan

Jenis kelamin juga berpengaruh pada tingkat risiko cedera pada tulang kering. Nyatanya perempuan memiliki tingkat risiko mengalami cedera tulang kering dibandingkan laki-laki. Alasannya karena pinggul perempuan lebih luas sehingga tulang kaki bagian atas lebih mudah masuk dan menusuk bagian lutut ke bawah. Gerakan yang sedikit salah pada akhirnya membuat tulang kaki bagian atas tersebut mencederai bagian tulang kering.

*** Mengetahui risiko terkait suatu penyakit bisa membuat Anda lebih waspada untuk menghindari penyakit tersebut. Termasuk ketika mengetahui risiko terkait cedera tulang kering, Anda bisa meminimalkan risiko yang Anda miliki guna terhindar dari cedera tulang yang penyembuhannya memerlukan waktu sampai setengah tahun tersebut.

Read More

Mengenal Listeria, Penyakit Akibat Bakteri di Makanan

Infeksi listeria, juga dikenal dengan sebutan listeriosis, adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes. Bakteri ini umumnya ditemukan di makanan seperti produk susu yang tidak dipasteurisasi, melon, sayur mentah, dan daging deli tertentu. Infeksi listeria bukanlah sebuah penyakit yang serius pada beberapa orang. Bahkan, kebanyakan orang tidak akan menunjukkan gejala dari infeksi tersebut. Selain itu, komplikasi kesehatan juga jarang ditemukan. Namun, bagi kebanyakan orang lainnya, infeksi listeria dapat menjadi sebuah kondisi yang mengancam nyawa. Perawatan infeksi listeria tergantung seberapa parah infeksi tersebut serta kesehatan keseluruhan seseorang. Dengan memastikan keamanan makanan yang akan dikonsumsi dapat membantu pencegahan serta mengurangi risiko Anda untuk menderita listeriosis.

Gejala infeksi listeria

Tanda-tanda atau gejala infeksi listeria yang paling umum dijumpai adalah demam, mual, diare, dan sakit otot. Bagi kebanyakan orang, gejala terasa ringan sehingga infeksi tidak diketahui. Gejala dapat muncul dalam waktu satu hingga tiga hari setelah Anda makan makanan yang terkontaminasi. Gejala yang paling ringan dari infeksi listeria mirip penyakit flu, yang dibarengi dengan diare serta demam. Beberapa orang tidak merasakan gejala pertama hingga setelah beberapa hari atau minggu setelah paparan terjadi.

Gejala-gejala tersebut akan terus ada hingga infeksi benar-benar hilang. Bagi mereka yang didiagnosa menderita infeksi listeria, perawatan menggunakan antibiotik akan direkomendasikan. Ada risiko komplikasi pada sistem saraf, jantung, dan aliran darah. Infeksi ini khususnya sangat berisiko pada ibu hamil, orang yang berusia lebih dari 65 tahun, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dalam beberapa kasus tertentu, infeksi listeria dapat menyebar di luar usus. Infeksi lebih lanjut ini, yang dikenal dengan sebutan listeriosis invasif, dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti sakit kepala, bingung, leher kaku, perubahan kewaspadaan, hilangnya keseimbangan dan sulit berjalan, serta kejang. Komplikasi kondisi ini termasuk meningitis bakteri, infeksi pada katup jantung (endocarditis), dan sepsis. Anda akan diminta untuk menjalani rawat inap di rumah sakit apabila memiliki infeksi yang serius karena kondisi tersebut dapat mengancam nyawa.

Apabila Anda sedang hamil, Anda mungkin tidak akan menunjukkan banyak gejala, atau gejala dalam bentuk ringan sehingga Anda tidak menyadari memiliki infeksi tersebut. Infeksi listeria pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran dan kelahiran mati. Apabila bayi selamat pasca persalinan, mereka dapat menderita infeksi serius pada otak dan darah yang akan membutuhkan perawatan lebih lanjut dan penggunaan antibiotik.

Penyebab infeksi listeria

Listeriosis terjadi setelah Anda melakukan kontak langsung dengan bakteri Listeria monocytogenes. Umumnya, orang-orang melakukan kontak dengan bakteri ini setelah memakan makanan yang terkontaminasi. Bayi yang baru lahir juga dapat tertular dari ibu. Bakteri listeria hidup di tanah, air, dan kotoran hewan. Bakteri ini juga dapat hidup di makanan, alat-alat produksi makanan, dan ruangan pendingin makanan. Infeksi listeria umumnya disebarkan lewat:

  • Daging-daging olahan, seperti daging deli, hot dog, dan makanan laut asap yang dibekukan
  • Produk susu yang tidak dipasteurisasi, termasuk susu dan keju lunak
  • Beberapa produk susu olahan seperti es krim
  • Buah dan sayur mentah

Bakteri listeria tidak akan mata pada lingkungan dingin lemari es atau freezer, meskipun mereka tidak akan berkembang biak dengan cepat pada lingkungan tersebut. Namun, bakteri ini akan mati pada kondisi yang panas. Memasak makanan hingga suhu lebih dari 73.8 derajat Celsius dapat membunuh bakteri listeria tersebut.

Read More

Memahami Neurologi, Ilmu Tentang Saraf Manusia

Ketika Anda memiliki keluhan sering kesemutan atau ada bagian tubuh yang mati rasa, mungkin Anda akan dirujuk kepada dokter spesialis neurologi. Bidang ini merupakan cabang ilmu khusus yang terkait sistem saraf manusia.

Kesemutan atau mati rasa hanya beberapa gejala yang menandakan potensi adanya gangguan saraf. Sistem saraf manusia sangat kompleks dan berperan penting dalam mengatur koordinasi atau gerak tubuh.

Secara umum, sistem saraf manusia terdiri dari sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer. Otak dan sumsum tulang belakang merupakan bagian dari sistem saraf pusat. Sedangkan, sistem saraf perifer mencakup seluruh elemen di sekujur tubuh, termasuk di antaranya mata, telinga, kulit, dan berbagai reseptor sensorik lainnya.

Ketika ada bagian dari sistem saraf yang terganggu, maka Anda perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis neurologi atau dokter spesialis saraf, sebagian menyebutnya sebagai neurologis. Mungkin di antara Anda ada yang bertanya-tanya, penyakit seperti apa sebetulnya yang perlu dikonsultasikan kepada neurologis?

Dokter spesialis neurologi dan penyakit yang ditangani

Sesuai dengan namanya, segala hal yang terkait dengan neurologi atau sistem saraf merupakan cakupan keahlian dokter spesialis ini. Artinya, Anda dapat berkonsultasi dengan neurologis saat ada masalah dengan otak, sumsum tulang belakang, maupun saraf perifer.

Sebagai contoh, bila Anda mengalami gangguan koordinasi, kelemahan otot, merasa linglung, sering merasa kebas atau kesemutan, sering merasa sakit kepala, maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis neurologi. Atau ketika Anda mengalami gangguan penglihatan, penciuman, atau peraba juga dapat berkonsultasi dengan neurologis.

Apa saja sebetulnya yang akan dilakukan oleh dokter ahli neurologi? Secara umum, dokter spesialis neurologi atau saraf akan memeriksa kekuatan dan refleks tubuh, memeriksa fungsi koordinasi tubuh, memastikan indera peraba Anda masih berfungsi, memeriksa kemampuan Anda berbicara, hingga memeriksa kondisi kesehatan mental Anda.

Selain tanda dan gejala di atas, ada beberapa penyakit lain yang secara khusus ditangani oleh dokter ahli neurologi, antara lain penyakit stroke, epilepsi, sakit kepala atau migrain yang parah, kelainan pola tidur, penyakit parkinson, penyakit alzheimer, neuropati perifer, penyakit-penyakit neuromuscular, infeksi pada sistem saraf, hingga kasus tumor atau kanker otak.

Tindakan yang identik dengan neurologi

Dalam menegakkan diagnosis, dokter ahli neurologi kadang perlu dukungan data yang diperoleh dari prosedur-prosedur medis tertentu. Tindakan atau prosedur medis yang direkomendasikan oleh dokter tentu sangat bergantung pada gejala yang dialami pasien. Satu pasien dengan pasien lainnya mungkin berbeda.

Berikut ini beberapa tindakan yang sangat berkaitan dengan neurologi:

Pungsi lumbar

Tindakan ini biasanya dilakukan untuk memeriksa cairan sumsum tulang belakang. Pungsi lumbar  merupakan prosedur neurologi yang dilakukan untuk mengambil cairan sumsum tulang belakang.

Pasien akan diberikan bius lokal terlebih dahulu, sebelum tindakan dilakukan. Pengambilan cairan sumsum tulang belakang ini dilakukan dengan menggunakan jarum khusus.

Tes tensilon

Pemeriksaan ini biasanya dilakukan pada pasien yang menderita miastenia gravis. Dokter ahli neurologi akan melihat reaksi otot pasien setelah disuntikkan cairan obat yang disebut Tensilon.

Elektromiografi (EMG)

EMG merupakan alat yang dapat memeriksa aktivitas kelistrikan antara sistem saraf pusat dengan sistem saraf perifer. Dengan pemeriksaan ini, kelainan neurologi secara keseluruhan dapat diperiksa.

Sebelum menjalani prosedur EMG, pasien biasanya perlu minum obat pengencer darah. Beberapa pasien merasa tidak nyaman saat menjalani pemeriksaan ini, sebab ada alat khusus yang ditusukkan ke dalam otot.

Elektroensefalografi (EEG)

Berbeda dengan EMG, pemeriksaan EEG lebih spesifik mendeteksi aktivitas kelistrikan pada otak. Ada elektroda yang ditempelkan di kepala pasien untuk mengetahui ada atau tidaknya peradangan, tumor, atau cedera otak, hingga gangguan psikiatrik serta mencari penyebab dari kejang yang sering dialami pasien.

Read More