Cara Memilih Bela Diri yang Tepat untuk Anak-Anak

cara memilih bela diri untuk anak

Seni bela diri dapat menjadi pilihan kegiatan yang positif dan sehat untuk anak-anak. Apalagi jika mereka memang tampak aktif dan enerjik dalam melakukan beragam aktivitas. Akan tetapi, Anda tetap harus mempertimbangkan jenis-jenis bela diri yang benar-benar sesuai dengan si kecil. Dengan begitu, hasil yang didapat akan lebih optimal jika anak dapat terlibat dalam bela diri yang sesuai dengan minat dan kepribadian mereka.
           

Setiap bela diri memiliki disiplin masing-masing dengan kebutuhan keterampilan dan teknik yang sedikit berbeda. Hal ini akan kembali lagi pada anak, dia kemungkinan akan lebih cocok pada salah satu latihan bela diri daripada latihan yang lain. Untuk dapat memiih kecocokan yang tepat, Anda perlu memulainya dengan memahami setiap disiplin dan filosofi dari beragam bela diri.


1. Karate
Karake merupakan bela diri yang sudah ada sejak tahun 1300-an. Jangan heran jika bela diri ini menjadi salah satu bela diri yang paling banyak digunakan di dunia. Dalam karate, tidak ada pengguaan senjata yang terlibat dengan fokus pada latihan dan pengoptimalan gerak pada seluruh tubuh. Kebanyakan kelas karate tradisional mengajarkan siswa untuk memasukkan prinsip-prinsip bela diri sebagai cara hidup, dengan menekankan fokus pada diri sendiri daripada lawan.
           

Disiplin ini cocok untuk anak-anak yang tertarik mempelajari teknik bela diri dengan tangan dan kaki. Pelajaran filosofis dari bela diri ini fokus pada kehidupan yang bahagia dan seimbang, dengan aktivitas pengendalian diri dan pengaturan napas menjadi area konsentrasi utama. Dengan begitu, anak akan tumbuh menjadi seseorang yang lebih tenang dan fokus.


2. Taekwondo
Taekwondo adalah salah satu bela diri yang paling populer di antara deretan seni bela diri dan bahkan olahraga Olimpiade. Dalam bela diri ini, anak akan diajarkan ragam serangan akan melibatkan tendangan, pukulan, dan lemparan. Dengan kata lain, taekwondo adalah pilihan latihan fisik yang menyeluruh.


Pelatihan bela diri ini cukup banyak menimbulkan pertimbangan. Pasalnya Anda harus mau mengeluarkan dana lebih dalam membeli perlengkapan pelindung untuk si kecil memulai latihan. Di sisi lain, ada banyak peluang untuk pengembangan diri anak karena popularitas olahraga yang cukup tinggi. Jika anak Anda cukup kompetitif dan tampak memiliki komitmen tinggi, mengapa tidak memberinya kesempatan?


3. Kung Fu
Fokus bela diri kung fu berada pada teknik keseimbangan dan relaksasi. Penyerangan biasanya dilakukan setelah Anda mampu bergerak maju mendekati lawan. Dengan memilih kung fu, anak akan terlatih pada keseimbangan dan konsentrasi sehingga memberikan dampak positif untuk aktivitas kesehariannya.

Jika anak Anda tidak memiliki refleks lambat, latihan bela diri mungkin akan sangat sulit untuk dilakukan. Akan tetapi, jika ia menyukainya dan dapat konsisten berlatih, mungkin kung fu akan membantunya untuk memperbaiki kekurangannya itu. Selain itu, kung fu juga lebih mengandalkan gerakan tubuh bagian atas, di mana akan sangat bagus jika anak Anda memang memiliki kekurangan dalam gerakan kaki seperti tendangan. 


4. Judo
Judo juga merupakan salah satu cabang olahraga Olimpiade yang cukup populer. Bela diri ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pertahanan diri dari serangan dan mengendalikan mental lawan lawan untuk dapat menyerang mereka. Konsentrasi merupakan kunci dari penentuan waktu dan pengendalian berat badan lawan saat penyerangan.


Jika anak Anda menginginkan seni bela diri yang melibatkan gerak tangan, Judo bukanlah pilihan yang tepat. Namun, jika pertahanan diri dan serangan melempar menjadi pilihan utama, si kecil akan sangat menyukai seni bela diri ini.

Itulah beberapa pilihan seni bela diri yang cocok untuk anak-anak. Jangan lewatkan kesempatan untuk memberi ruang pada anak dalam menyalurkan potensi dan pengembangan diri di bidang yang positif. Tidak hanya baik dalam pengembangan fisik, bela diri juga akan memberikan manfaat pada kesehatan tubuh dan mental anak.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>