Penting! Inilah Cara Menggunakan Fasilitas BPJS Ibu Hamil

Ibu hamil, tentunya salah satu hal yang menjadi perhatian penting adalah biaya yang dikeluarkan selama masa kehamilan hingga proses persalinan tiba. Nah, untuk membantu pengeluaran ini, tidak ada salahnya Anda menggunakan layanan BPJS ibu hamil. Yaps, ibu hamil bisa menggunakan fasilitas BPJS kesehatan untuk membantu biaya perawatan selama kehamilan hingga melahirkan. Tentunya, agar layanan BPJS ibu hamil dapat digunakan, harus mengikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku. Seperti apa sih prosedurnya? Mari kita telusuri di sini!

bpjs ibu hamil

Tata cara menggunakan layanan kesehatan BPJS ibu hamil.

Untuk mempermudah proses menggunakan layanan BPJS kesehatan, ibu hamil harus memperhatikan tata caranya. Adapun langkah-langkah menggunakan BPJS ibu hamil adalah sebagai berikut.

  1. Mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai kebutuhan.

Apabila ibu hamil ingin memeriksakan kehamilannya secara rutin, maka dapat mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) terdekat. Umumnya, FKTP ini sudah tertera pada kartu BPJS ibu hamil. Faskes tingkat pertama dapat berupa puskesmas, dokter perorangan, klinik swasta, maupun bidan.

Jika ibu hamil akan melahirkan, maka segeralah kunjungi FKTP terdekat. Untuk persalinan yang normal tanpa gangguan, Anda dapat langsung diproses oleh FKTP tersebut tanpa ada rujukan ke rumah sakit lainnya. Namun, apabila persalinan membutuhkan tindakan lanjut atau tidak dapat dilakukan secara normal, maka akan dirujuk ke faskes tingkat kedua. Tentunya, fasilitas kesehatan tingkat kedua memiliki peralatan medis yang lebih memadai untuk menangani hal tersebut.

Selanjutnya, ibu hamil yang mengalami kondisi darurat, seperti perdarahan, ketuban pecah, kejang, atau lainnya yang berisiko tinggi untuk ibu dan janin, maka bisa langsung dibawa ke rumah sakit terdekat tanpa harus melalui faskes tingkat pertama. Hal ini bertujuan memberikan pertolongan segera untuk ibu dan janin, serta mencegah risiko yang lebih buruk terjadi.

  • Siapkan dokumen-dokumen penting.

Dokumen-dokumen ini diperlukan sebagai persyaratan pencairan dana subsidi BPJS ibu hamil. Anda bisa menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan jauh-jauh hari. Ini untuk mencegah kehilangan dokumen penting yang diperlukan untuk menggunakan BPJS kesehatan. Selain itu, jika nanti HPL tiba, Anda tidak perlu repot lagi menyiapkan semua dokumen tersebut.

  • Kartu identitas diri atau KTP dan fotokopinya.
  • Kartu BPJS dan fotokopinya.
  • Kartu keluarga (KK) dan fotokopinya.
  • Buku kesehatan ibu dan janin.
  • Surat rujukan dari FKTP jika ada.

Untuk surat rujukan, hanya bisa diperoleh apabila ibu hamil mengunjungi FKTP dan ternyata, kondisinya tidak dapat ditangani dengan peralatan medis FKTP. Surat rujukan berlaku selama 1 bulan untuk tiga kali pemeriksaan. Jika ternyata ibu hamil membutuhkan lebih dari masa tersebut, maka perlu diurus kembali dari FKTP terdekat.

  • Biaya yang ditanggung oleh BPJS kesehatan.

Seperti yang kita ketahui, tidak semua biaya dapat ditanggung oleh BPJS. Oleh sebab itu, Ibu hamil harus tahu jumlah dana yang dapat disubsidi oleh BPJS ibu hamil. Jika ternyata ibu hamil membutuhkan biaya perawatan lebih dari dana subsidi, maka dapat dipersiapkan dari jauh hari.

Pemeriksaan antenatal care (ANC) atau sebelum persalinan.

  • 1 paket dengan maksimal 4 kali kunjungan yang dilakukan pada satu tempat sebesar Rp200.000,-
  • Pemeriksaan ANC dilakukan pada tempat yang berbeda sebesar Rp50.000,- per pemeriksaan kunjungan.

Proses persalinan normal.

  • Tenaga bidan sebesar Rp700.000,-
  • Tenaga dokter sebesar Rp 800.000,-
  • Persalinan normal membutuhkan tindakan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi) dari puskesmas sebesar Rp950.000,-.

Persalinan dirujuk ke faskes tingkat II.

  • Ibu hamil akan dikenakan subsidi berdasarkan kelas rumah sakit, regional rumah sakit, kelas perawatan, kepemilikan rumah sakit, dan tingkat keparahan kondisi ibu hamil.
  • Umumnya, ibu hamil tidak dikenakan biaya tambahan lagi jika sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pemeriksaan postnatal care (PNC) atau setelah melahirkan.

  • Pelayanan dari puskesmas sebesar Rp175.000,-
  • Satu kali kunjungan ibu nifas ketiga dan satu kali kunjungan bayi baru lahir (usia 0-28 hari) ketiga sebesar Rp25.000,- per kunjungan.

Inilah beberapa persyaratan dan prosedur yang harus dipersiapkan jika ingin menggunakan fasilitas BPJS ibu hamil. Kebanyakan ibu hamil jarang menggunakan layanan pemeriksaan postnatal atau setelah melahirkan, padahal dapat ditanggung dengan BPJS kesehatan juga. Sekarang, Anda dapat memanfaatkan seluruh layanan BPJS kesehatan untuk ibu hamil tanpa perlu khawatir lagi dengan tingginya biaya melahirkan.

Read More

Beragam Manfaat dari Rendahnya Kalori Pepaya

Salah satu buah yang aman dikonsumsi tiap hari adalah pepaya. Alasannya simpel, kalori pepaya tergolong rendah sehingga memungkinkan para penikmatnya memperoleh nutrisi dari makanan lain, walaupun suda banyak memakan buah tropis yang satu ini.

Pepaya memang termasuk buah yang lazim dikonsumsi secara harian karena harganya yang terbilang terjangkau serta rasnaya yang manis. Toh di balik rasa manisnya, kalori pepaya hanya berkisar 43 gram untuk tiap porsi 100 gram. Alhasil untuk masalah kesehatan, kalori yang rendah ini pun menghasilkan banyak manfaat.

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari buah pepaya yang bisa Anda nikmati ketika rajin menyantapnya. Nyata-nyatanya juga, manfaat-manfaat di bawah ini bisa tercipta karena sumbangsih kalori pepaya yang tergolong rendah.

  1. Lancarkan Sistem Pencernaan

Pernah mendengar saran untuk mengobati sembelit menggunakan pepaya? Pendapat tersebut bukan mitos belaka. Nyatanya dengan kandungan serat yang lumayan tinggi dan jumlah air yang melimpah, pepaya bisa membantu sistem pencernaan lebih lancar. Pepaya juga mengandung banyak enzim yang bisa memecah makanan dan melindungi jaringan yang melapisi saluran pencernaan sehingga sistem pencernaan Anda lebih sehat.

  • Mampu Reduksi Stres

Banyak orang beranggapan bahwa mengonsumsi pepaya tiap malam dapat menjadi jalan terbaik agar proses buang air besar di pagi hari menjadi lancar. Nyatanya, manfaat pepaya lebih dari itu! Pepaya memiliki kandungan vitamin C yang tinggi sehingga mampu mereduksi tingkat stres yang membekap Anda. Mengonsumsi jenis buah-buahan ini pada malam hari ini pun dapat menjadi pilihan bijak untuk melepas keletihan dan depresi setelah dipusingkan oleh beragam aktivitas sepanjang hari.

  • Jaga Gula Darah

Salah satu manfaat kalori pepaya yang rendah adalah mampu menjaga tekanan gula darah. Pasalnya, kalori sangat berhubungan dengan glukosa yang dihasilkan. Untuk pepaya sendiri, kandungan gula alaminya mencapai 11 gram per porsi 100 gram. Hal ini membuat buah yang satu ini tidak akan meningkatkan tekanan gula darah Anda secara tajam. Bahkan oleh penderita diabetes, pepaya aman dikonsumsi.

  • Tingkatkan Kesehatan Mata

Mau punya mata sehat? Bukan hanya buah pisang yang bisa menjadi solusinya. Pepaya juga bisa membantu Anda meningkatkan kesehatan mata. Kandungan vitamin A yang tinggi dalam buah tropis ini mampu melindungi kornea mata Anda. Ditambah lagi, pepaya juga kaya antioksidan yang membantu mengurangi degenerasi retina.

  • Turunkan Berat Badan

Buat Anda yang sulit untuk menurunkan berat badan, apakah sudah pernah mencoba mengonsumsi pepaya secara rutin? Kalori pepaya yang rendah disandingkan dengan tingginya serat pada buah yang satu ini mampu membuat berat badan Anda turun secara siginifikan dalam jangka waktu yang tidak terlalu panjang. Pasalnya, kalori pepaya yang rendah membuat asupan energi yang masuk ke tubuh berimbang dan tidak menimbun menjadi lemak. Serat yang tinggi pada pepaya juga membuat Anda merasa lebih lama kenyang sehingga tidak sebentar-sebentar mengemil.

  • Cerahkan Kulit

Pepaya merupakan buah dengan kandungan antioksidan sangat tinggi. Tidak hanya berfungsu bagi kesehatan organ tubuh bagian dalam, antioksidan yang terbilang besar ada di pepaya bisa membantu mencerahkan kulit Anda. Dengan rutin mengonsumsi pepaya, kulit Anda akan tampak lebih bercahaya, kencang, serta terhindar dari kekusaman.

Banyak bukan manfaat dari kalori pepaya yang tergolong rendah? Jadi, sudahkah Anda menikmati makan pepaya hari ini? Cobalah untuk rutin mengonsumsinya, ya. Apalagi sebenarnya, pepaya merupakan buah yang ada tiap musim sehingga Anda tidak akan kesulitan untuk mencarinya. Selamat menikmati manfaat pepaya!

Read More

Nyeri Tulang Belakang Dapat Disebabkan karena Desikasi Disk

Hernia nucleus pulposus membuat Anda mengalami nyeri punggung

Tulang punggung Anda terdiri dari tumpukan tulang yang disebut vertebra. Di antara setiap vertebra, terdapat disk yang kuat dan kenyal yang bertindak sebagai peredam kejut. Setelah beberapa lama, disk tersebut kemudian akan aus karena sebuah bagian dari proses yang bernama penyakit disk degeneratif. Desekasi disk merupakan salah satu fitur paling umum dijumpai pada penyakit disk degeneratif. Kondisi ini berupa dehidrasi pada disk. Pada kondisi normal, disk vertebra Anda penuh cairan, yang membuatnya tetap fleksibel dan kuat. Semakin Anda bertambah tua, disk akan secara perlahan kehilang cairan tersebut, untuk kemudian diganti dengan fibrocartilage, jaringan berserat yang kuat yang membuat bagian luar disk. Salah satu tanda Anda menderita desikasi disk adalah adanya nyeri tulang belakang. 

Penyebab dan gejala

Salah satu gejala pertama adanya desikasi disk adalah punggung terasa kaku. Anda juga bisa merasakan nyeri tulang belakang, kelemahan, dan adanya sensasi kesemutan di punggung. Tergantung bagian disk mana yang terkena kondisi ini, Anda juga bisa menderita mati rasa pada bagian punggung bawah. Dalam kasus-kasus tertentu, rasa sakit dan mati rasa akan menjalar dari punggung ke bawah ke kedua kaki. Anda juga akan merasakan adanya perubahan pada refleks lutut dan kaki. 

Desikasi disk umumnya disebabkan karena keausan atau adanya robekan pada tulang belakang, yang mana dapat terjadi secara alami ketika seseorang bertambah tua. Beberapa hal lain yang dapat menyebabkan desikasi disk di antaranya adalah:

  1. Trauma akibat kecelakaan mobil, terjatuh, ataupun cidera olahraga
  2. Ketegangan yang berulang pada punggung, terutama setelah mengangkat benda-benda yang berat
  3. Turunnya berat badan dengan tiba-tiba, yang menyebabkan tubuh (termasuk disk) kehilangan banyak cairan

Diagnosa dan perawatan

Untuk mendiagnosa kondisi ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Mereka akan meminta Anda untuk melakukan beberapa gerakan tertentu dan melihat apakah gerakan tersebut menyebabkan rasa sakit. Hal ini juga dapat membantu dokter untuk mengetahui bagian disk mana yang terdampak. Selanjutnya, Anda akan menjalani pemindaian sinar-X, CT, ataupun MRI agar dokter dapat melihat dengan jelas kondisi vertebra dan disk. Disk yang dehidrasi umumnya akan tampak lebih kurus dengan bentuk yang tidak konsisten. Gambar hasil pemindaian juga akan menunjukkan kondisi-kondisi lain yang dapat menyebabkan nyeri tulang belakang, misalnya karena disk yang pecah atau terherniasi. 

Jika gejala desikasi disk ringan, dokter akan merekomendasikan pasien untuk menjaga berat badan, mempraktikkan postur tubuh yang baik, dan menhindari pemicu utama nyeri tulang belakang (misalnya mengangkat benda-benda yang berat). Namun, apabila gejala yang dirasakan lebih parah, beberapa pilihan perawatan di antaranya adalah:

  1. Obat-obatan penghilang rasa sakit seperti obat anti-peradangan non-steorid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproxen dapat membantu mengurangi rasa sakit. 
  2. Terapi pijat, untuk membuat otot di sekitar vertebra yang terdampak menjadi relaks dapat membantu meredakan tekanan yang sakit
  3. Terapi fisik. Terapis ahli akan mengajari Anda bagaimana cara memperkuat otot inti yang mendukung tulang belakang dan menghilangkan tekanan di punggung. Mereka juga dapat membantu Anda memperbaiki postur tubuh dan merekomendasikan strategi khusus untuk menghindari gerakan-gerakan yang dapat memicu terjadinya gejala desikasi disk. 

Desikasi disk bukanlah sesuatu yang bisa dicegah. Namun, Anda bisa mengatasi gejala yang ditimbulkan, misalnya nyeri tulang belakang dengan mengunjungi dokter dan mendapatkan rencana perawatan khusus. Beberapa hal yang bisa dilakukan di antaranya adalah dengan kombinasi antara obat, terapi fisik, dan latihan.

Read More

Hati-hati, Risiko Ini Bisa Membuat Cedera Tulang Kering

Salah satu bagian tubuh yang memiliki waktu penyembuhan paling lama jika mengalami cedera adalah bagian tulang kering. Setidaknya diperlukan waktu 4—6 bulan bagi Anda untuk bisa pulih jika mengalami cedera tulang kering tersebut. Pemulihan sempurna itu pun bisa dicapai jika Anda melakukan penanganan secara tepat.

cedera tulang kering

Memiliki waktu paling lama untuk sembuh dibandingkan tulang lainnya yang ada di tubuh, nyatanya cedera tulang kering termasuk kerusakan yang paling sering dialami seseorang. Mulai dari terjatuh sampai karena terlalu banyak aktivitas olahraga menjadi penyebab Anda mudah terkena cedera yang satu ini.

Cedera pada tulang kering akan semakin mudah menyerang Anda apabila ada sejumlah faktor risiko yang menyertai. Berikut ini adalah beberapa faktor risiko yang membuat Anda rentan terkena cedera yang memberikan kondisi nyeri di sepajang bagian depan dan dalam kaki di bawah lutut ini.

  1. Cedera Tulang Lain

Cedera pada tulang nyatanya bisa jadi menyebar. Ketika Anda sudah pernah merasakan cedera di salah satu bagian tulang kaki, bagian tulang kaki yang lain bisa lebih mudah mengalami cedera pula di kemudian hari. Bagi Anda yang pernah mengalami cedera tulang lain di bagian kaki, risiko untuk mengalami cedera tulang kering akan meningkat juga.

  • Kekurangan Nutrisi Tulang

Nutrisi yang membentuk kekuatan tulang adalah vitamin D serta kalsium. Kecukupan gizi untuk  dua nutrisi ini secara berturut-turut mencapai 600 IU dan 1.200 miligram. Kebutuhan tersebut cenderung akan bertambah semakin bertambahnya usia Anda. Hanya saja, angka kecukupan gizi tersebut sulit dicapai oleh kebanyakan orang. Alhasil, tulang menjadi menjadi lebih lemah dan Anda lebih berisiko terkena cedera di bagian-bagian seperti tulang kering maupun tulang lainnya.

  • Osteoporosis

Osteoporosis juga sangat mudah meningkatkan risiko terkena cedera tulang kering. Pasalnya, osteoporosis merupakan suatu kondisi merapuhnya tulang-tulang tertentu pada tubuh. Tidak terkecuali pada bagian tulang kering, bagian tersebut juga akan lebih rapuh dan mudah mengalami cedera ketika Anda terkena osteoporosis.

  • Telapak Kaki Datar

Telapak kaki datar nyatanya memunculkan banyak risiko cedera. Model telapak kaki ini juga sagat mudah meningkatkan risiko cedera tulang kering bagi Anda. Soalnya dengan model telapak kaki datar, Anda akan lebih mudah merasa lelah sampai lebih gampang terjatuh ketika menemui perubahan dataran di sekitar Anda.

  • Olahraga Berat

Orang-orang yang terlalu banyak berolahraga nyatanya memiliki risiko terkena cedera tulang kering dibandingkan mereka yang lebih senang berolahraga ringan. Dengan olahraga berat, beban kaki menjadi bertambah dan tidak memungkiri juga menimbulkan luka ataupun kerapuhan pada bagian tulang kering.

  • Obesitas

Berat tubuh yang terlalu berat menjadi risiko tersendiri bagi tulang-tulang di bagian kaki. Karena itulah, orang yang memiliki kelebihan berat badan signifikan alias obesitas akan lebih berisiko terkena cedera pada bagian tulang kering maupun tulang lainnya di kaki. Risiko ini diawali karena tulang-tulang tersebut terlalu lelah menanggung berat tubuh yang berlebih.

  • Gerakan Memutar

Berhati-hatilah bagi Anda yang sering melakukan gerakan mendadak ataupun memutar. Risiko terkena cedera tulang kering sangat tinggi mengintai Anda. Pasalnya, gerakan memutar membuat tulang kering mengalami “kaget” sehingga tidak jarang menimbulkan peradangan. Risiko terkait gerakan memutar ini rentan ada pada diri para atlet, seperti pemain sepakbola, tenis, sampai pemain ski.

  • Berjenis Kelamin Perempuan

Jenis kelamin juga berpengaruh pada tingkat risiko cedera pada tulang kering. Nyatanya perempuan memiliki tingkat risiko mengalami cedera tulang kering dibandingkan laki-laki. Alasannya karena pinggul perempuan lebih luas sehingga tulang kaki bagian atas lebih mudah masuk dan menusuk bagian lutut ke bawah. Gerakan yang sedikit salah pada akhirnya membuat tulang kaki bagian atas tersebut mencederai bagian tulang kering.

*** Mengetahui risiko terkait suatu penyakit bisa membuat Anda lebih waspada untuk menghindari penyakit tersebut. Termasuk ketika mengetahui risiko terkait cedera tulang kering, Anda bisa meminimalkan risiko yang Anda miliki guna terhindar dari cedera tulang yang penyembuhannya memerlukan waktu sampai setengah tahun tersebut.

Read More

Penyebab, Gejala hingga Cara Pengobatan Demam Kelenjar

Demam kelenjar (Glandular fever) adalah infeksi umum yang sering terjadi di kalangan remaja, mahasiswa, serta dewasa awal. Glandular fever ini biasanya disebabkan oleh virus Epstein-Barr, yang membuat sel darah putih dengan satu nukleus (monosit) dalam tubuh meningkat.

Biasanya demam kelenjar dikenal juga dengan istilah kissing disease karena ditularkan melalui ludah dan saat berciuman.

Demam kelenjar ini lebih mirip flu, tidak berbahaya dan biasanya sembuh dengan sendirinya setelah beberapa minggu. Orang yang sudah sembuh biasanya akan menjadi kebal terhadap penyakit ini.

Penyebab Demam Kelenjar

Penyebab penyakit ini disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV). Infeksi virus ini dapat terjadi bila seseorang terkena dan terpapar air liur penderita. Penularan ini bisa melalui ciuman, batuk, bersih, menggunakan peralatan makan bersama.

Namun, penyakit demam kelenjar tidak dengan mudah begitu saja menular kepada orang lain seperti flu. Selain dalam air liur, virus EBV ini juga terdapat dalam darah dan sperma penderita. Sehingga penularan juga bisa melalui donor darah, donor organ tubuh, atau melakukan aktivitas seksual.

Penyakit demam kelenjar ini dapat menginfeksi siapa saja, namun yang seringnya menyerang orang yang berusia 5-25 tahun.

Masa inkubasi virus EBV ini sekitar 4-6 minggu sebelum munculnya berbagai gejala. Inilah kenapa penderita tidak menyadari dirinya telah terserang virus ini. Bahkan dapat menular ke orang lain hingga 18 bulan setelah penderita sembuh.

Gejala Menderita Demam Kelenjar

Gejala dan tanda-tanda baru muncul sekitar 4-6 minggu setelah seseorang terinfeksi. Berikut beberapa gejala yang dapat muncul adalah:

  • Kelelahan
  • Demam
  • Amandel membesar
  • Muncul ruam kulit dan terasa gatal
  • Tenggorokan terasa nyeri, biasanya disalahartikan karena infeksi bakteri
  • Kepala terasa nyeri
  • Kelenjar getah bening membengkak di area sekitar leher dan ketiak
  • Organ limpa mengalami pembesaran dan pelunakan
  • Penyakit kuning

Mencegah Demam Kelenjar

Demam kelenjar ini hingga sekarang belum ditemukan vaksin pencegahannya. Bagi penderita demam ini, hindari mencium orang lain, berbagi makanan, menggunakan peralatan makan bersama, dan hal-hal lainnya yang dapat menularkan virus pada orang lain hingga benar-benar sembuh. Lalu, rajinlah mencuci tangan dan menutup mulut ketika bersin dan batuk agar penularan dapat dicegah.

Komplikasi Demam Kelenjar

Meskipun demam kelenjar tidak tergolong serius, namun penderita dapat mengalami komplikasi lain yang dipicu oleh demam kelenjar ini. Misalnya penderita bisa terserang infeksi sekunder di amandel (tonsilitis) atau bahkan sinusitis. Ada juga komplikasi lain yang jarang terjadi, namun dipicu oleh demam kelenjar, diantaranya adalah:

  • Hepatitis
  • Pembesaran limpa bahkan bisa robek
  • Otot jantung mengalami peradangan (miokarditis)
  • Penyumbatan saluran pernapasan akibat dari amandel yang membesar
  • Jumlah sel darah mengalami penurunan sehingga menjadi kurang darah
  • Mengalami gangguan pada sistem saraf, seperti ensefalitis, meningitis, serta sindrom Guillain-Barre.

Pengobatan untuk Demam Kelenjar

Sebenarnya, demam kelenjar ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu. Pasien disarankan untuk melakukan perawatan mandiri dalam kurun waktu tersebut untuk meredakan gejala. Berikut perawatan yang dapat dilakukan di rumah:

  • Beristirahat dengan cukup
  • Perbanyak konsumsi air putih
  • Berkumur-kumur dengan menggunakan air garam
  • Konsumsi makanan bergizi dan seimbang
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri, misalnya paracetamol

Dengan beristirahat dengan maksimal saat mengalami demam kelenjar, akan mempercepat proses pemulihan. Jangan terburu-buru untuk kembali beraktivitas dan melakukan kerja berat. Tanya dokter dan berkonsultasilah kapan waktu yang tepat untuk mulai beraktivitas. Sebisa mungkin hindari konsumsi minuman beralkohol sebelum benar-benar sembuh. Sebab, demam kelenjar ini mengganggu fungsi hati.

Read More

Mengenal Listeria, Penyakit Akibat Bakteri di Makanan

Infeksi listeria, juga dikenal dengan sebutan listeriosis, adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes. Bakteri ini umumnya ditemukan di makanan seperti produk susu yang tidak dipasteurisasi, melon, sayur mentah, dan daging deli tertentu. Infeksi listeria bukanlah sebuah penyakit yang serius pada beberapa orang. Bahkan, kebanyakan orang tidak akan menunjukkan gejala dari infeksi tersebut. Selain itu, komplikasi kesehatan juga jarang ditemukan. Namun, bagi kebanyakan orang lainnya, infeksi listeria dapat menjadi sebuah kondisi yang mengancam nyawa. Perawatan infeksi listeria tergantung seberapa parah infeksi tersebut serta kesehatan keseluruhan seseorang. Dengan memastikan keamanan makanan yang akan dikonsumsi dapat membantu pencegahan serta mengurangi risiko Anda untuk menderita listeriosis.

Gejala infeksi listeria

Tanda-tanda atau gejala infeksi listeria yang paling umum dijumpai adalah demam, mual, diare, dan sakit otot. Bagi kebanyakan orang, gejala terasa ringan sehingga infeksi tidak diketahui. Gejala dapat muncul dalam waktu satu hingga tiga hari setelah Anda makan makanan yang terkontaminasi. Gejala yang paling ringan dari infeksi listeria mirip penyakit flu, yang dibarengi dengan diare serta demam. Beberapa orang tidak merasakan gejala pertama hingga setelah beberapa hari atau minggu setelah paparan terjadi.

Gejala-gejala tersebut akan terus ada hingga infeksi benar-benar hilang. Bagi mereka yang didiagnosa menderita infeksi listeria, perawatan menggunakan antibiotik akan direkomendasikan. Ada risiko komplikasi pada sistem saraf, jantung, dan aliran darah. Infeksi ini khususnya sangat berisiko pada ibu hamil, orang yang berusia lebih dari 65 tahun, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dalam beberapa kasus tertentu, infeksi listeria dapat menyebar di luar usus. Infeksi lebih lanjut ini, yang dikenal dengan sebutan listeriosis invasif, dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti sakit kepala, bingung, leher kaku, perubahan kewaspadaan, hilangnya keseimbangan dan sulit berjalan, serta kejang. Komplikasi kondisi ini termasuk meningitis bakteri, infeksi pada katup jantung (endocarditis), dan sepsis. Anda akan diminta untuk menjalani rawat inap di rumah sakit apabila memiliki infeksi yang serius karena kondisi tersebut dapat mengancam nyawa.

Apabila Anda sedang hamil, Anda mungkin tidak akan menunjukkan banyak gejala, atau gejala dalam bentuk ringan sehingga Anda tidak menyadari memiliki infeksi tersebut. Infeksi listeria pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran dan kelahiran mati. Apabila bayi selamat pasca persalinan, mereka dapat menderita infeksi serius pada otak dan darah yang akan membutuhkan perawatan lebih lanjut dan penggunaan antibiotik.

Penyebab infeksi listeria

Listeriosis terjadi setelah Anda melakukan kontak langsung dengan bakteri Listeria monocytogenes. Umumnya, orang-orang melakukan kontak dengan bakteri ini setelah memakan makanan yang terkontaminasi. Bayi yang baru lahir juga dapat tertular dari ibu. Bakteri listeria hidup di tanah, air, dan kotoran hewan. Bakteri ini juga dapat hidup di makanan, alat-alat produksi makanan, dan ruangan pendingin makanan. Infeksi listeria umumnya disebarkan lewat:

  • Daging-daging olahan, seperti daging deli, hot dog, dan makanan laut asap yang dibekukan
  • Produk susu yang tidak dipasteurisasi, termasuk susu dan keju lunak
  • Beberapa produk susu olahan seperti es krim
  • Buah dan sayur mentah

Bakteri listeria tidak akan mata pada lingkungan dingin lemari es atau freezer, meskipun mereka tidak akan berkembang biak dengan cepat pada lingkungan tersebut. Namun, bakteri ini akan mati pada kondisi yang panas. Memasak makanan hingga suhu lebih dari 73.8 derajat Celsius dapat membunuh bakteri listeria tersebut.

Read More

Hindari Stres agar Tak Terserang Iskemia Jantung

Jantung adalah organ vital manusia. Keberadaannya di dalam tubuh manusia memungkinkan terjadinya sirkulasi darah, dan selanjutnya termasuk oksigen pula. Namun, jantung merupakan organ yang mudah terserang penyakit, salah satunya iskemia.

Iskemia berkaitan dengan sitem aliran darah. Jantung yang terkena iskemia sangat mungkin tak mendapat pasokan atau suplai darah. Penyebab utamanya adalah sumbatan pada pembuluh darah arteri koroner yang menyuplai oksigen untuk otot jantung. Namun, tahukah Anda jika iskemia jantung juga bisa dipicu oleh stres?

Beberapa penilitian yang digelar oleh tenaga medis didapatkan kenyataan bahwa stres dapat membahayakan setidaknya 70% orang dengan penyakit jantung. Artinya, tujuh dari 10 orang yang memiliki penyakit jantung dapat mengalami episode aliran darah yang tidak memadai ke jantung ketika mereka mengalami stres.

Dalam dunia medis, iskemia jantung atau biasa disebut iskemia miokardium, yang dipicu oleh stres adalah iskemia tekanan mental. Stres, baik emosional maupun mental, bekerja dengan cara yang sama seperti aliran darah yang tidak memadai yang disebabkan oleh stres fisik. Hal ini juga kemungkinan dapat memicu serangan jantung.

Seorang profesor kedokteran di Harvard Medical School dan Brigham and Women’s Hospital, Dr. Peter Stone, menjelaskan bahwa efek fisiologis dari tekanan mental membuat jantung membutuhkan lebih banyak oksigen, akan tetapi karena arteri tersumbat, maka jantung tidak mendapatkannya. Kondisi itulah yang memungkinkan iskemia miokardium atau iskemia jantung terjadi.

Selain itu, tekanan emosional atau mental juga dapat menyebabkan vasokonstriksi atau kondisi di mana arteri koroner mengalami sedikit kejang dan tidak memberikan aliran darah yang cukup ke otot jantung.

  • Waspada! Iskemia Jantung Merupakan Silent Killer

Jantung yang tidak mendapat pasokan darah dan/atau okesigen yang cukup akan menyebabkan kematian sel otot jantung dan berujung pada serangan jantung. Selain itu, iskemia jantung juga dapat menyebabkan gangguan irama jantung yang akan memengaruhi pompa jantung. Jika pompa jantung menjadi tidak normal, maka darah tidak dapat mengalir dengan normal ke seluruh tubuh. Keadaan ini disebut gagal jantung.

Masalahnya, iskemia jantung yang dipicu oleh stres ini berpotensi besar menyebabkan kondisi berbahaya dan kritis secara tiba-tiba. Pasalnya, banyak orang yang tidak sadar bahwa mereka tengah diintai oleh sebuah bahaya. Hal ini berkaitan dengan tidak ada gejala atau perasaan khusus yang mungkin bisa menjadi tanda.

Sebagai contoh, jika saat berolahraga dan seseorang merasakan seseuatu yang tidak nyaman di dada, mereka biasanya tahu bahwa sedang ada yang tidak beres dan biasanya mereka akan memperlambat (olahraga) dan berhenti. Berbeda dengan stres yang tidak mendapatkan gejala yang dapat menyuruh seseorang untuk berhenti.

Jika seseorang dengan penyakit arteri koroner mengalami tekanan emosional sehingga menyebabkan orang tersebut stres, maka bisa jadi orang tersebut kemungkinan bersar mengalami iskemia miokardium.

Meski begitu, ketika kondisi tersebut benar-benar terjadi, ada beberapa tanda umum yang bisa dijadikan sebagai peringatan, yakni tekanan atau nyeri pada dada, biasanya di sisi kiri tubuh (angina pectoris).

Kondisi-kondisi seperti nyeri leher atau rahang, nyeri bahu atau lengan, jantung berdetak cepat, napas pendek, mual hingga muntah, berkeringat, hingga merasakan kelelahan yang amat sangat, itu juga bisa menandakan bahwa seseorang kemungkinan menderita iskemia jantung/

Jika seseorang mengalami gejala iskemia jantung atau miokardium yang berlangsung selama lebih dari 5 menit, segera hubungi dokter. Karena, seseorang mungkin akan mengalami serangan jantung dan berujung pada situasi yang gawat.

Read More

Memilih Makanan untuk Dikonsumsi Saat Hamil Satu Bulan

Pada masa kehamilan, konsumsi makanan bernutrisi tinggi menjadi suatu hal yang jauh lebih krusial dibanding masa lainnya. Untuk menjaga kesehatan janin, ibu hamil perlu memperhatikan jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi sejak dini, khususnya pada masa hamil 1 bulan.

Pola makan yang tidak benar di masa awal kehamilan akan berdampak besar bagi kondisi janin yang baru berkembang. Oleh sebab itu, penting bagi ibu hamil untuk mengenali jenis-jenis gizi yang penting bagi janin serta macam-macam makanan yang harus dihindari.

Nutrisi yang diperlukan pada masa hamil satu bulan

Memasuki bulan pertama kehamilan, ibu hamil bisa mencoba untuk mengonsumsi makanan dengan variasi yang beragam setiap harinya. Konsumsilah buah-buahan serta sayur-sayuran berwarna dari sumber organik apabila memungkinkan.

Secara garis besar, nutrisi yang paling penting bagi kesehatan janin pada masa awal kehamilan adalah:

  • Folat

Folat merupakan sumber gizi yang tergolong sebagai salah satu dari lima nutrisi utama yang penting bagi ibu hamil. Nutrisi ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi pada enam minggu pertama kehamilan. Konsumsi folat yang cukup mampu membantu mengurangi resiko neural tube defect (NTD), yaitu kondisi kelainan sistem saraf pada bayi.

Folat bisa didapatkan melalui kacang-kacangan dan biji-bijian serta sayuran daun berwarna hijau gelap. Selain itu, biasanya ibu hamil juga akan mendapatkan suplemen asam folat khusus dari dokter. Mengonsumi folat melalui obat-obatan dan makanan secara bersamaan akan membantu tubuh untuk meresap asam folat dengan lebih baik.

  • Vitamin B6

Di tengah masa hamil satu bulan, sering kali ibu hamil mengalami mual dan morning sickness. Konsumsi vitamin B6 dapat membantu mengatasi kondisi ini.

Vitamin B6 berguna untuk membantu tubuh dalam menyimpan dan menggunakan energi yang diperoleh dari makanan. Selain itu, vitamin ini juga membantu meningkatkan pertumbuhan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Makanan dengan kandungan vitamin B6 dapat ditemukan dalam daging unggas, telur, susu, kentang, dan sereal gandum seperti oatmeal.

  • Zat besi

Sama seperti folat, zat besi juga termasuk sebagai satu dari lima nutrisi terpenting bagi ibu hamil. Zat besi dapat membantu sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh dengan lancar. Kekurangan zat besi akan berdampak pada berbagai kelainan atau penyakit darah yang berbahaya bagi pertumbuhan janin. 

Zat besi bisa diperoleh melalui konsumsi daging, kacang-kacangan, buah-buahan kering, serta sayuran daun berwarna hijau gelap.

Makanan yang sebaiknya dihindari selama masa hamil satu bulan

Selain memahami jenis-jenis nutrisi yang penting bagi janin, ibu hamil juga perlu mengenali macam-macam makanan yang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan. Secara khusus, di tengah masa hamil satu bulan, ibu hamil sebaiknya menghindari makanan:

  • Seafood

Beberapa jenis seafood memiliki kandungan yang cukup baik bagi ibu hami. Akan tetapi, sebagian besar seafood mempunyai efek negatif bagi janin apabila dikonsumsi di masa awal kehamilan.

Seafood memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Kandungan ini bisa berdampak pada kerusakan otak janin dan perkembangan yang terhambat. Secara khusus, seafood yang paling harus dihindari di bulan pertama kehamilan adalah salmon, tuna, kerang mentah, dan sarden.

  • Telur dan daging mentah atau setengah matang

Ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi telur dan daging yang dimasak setengah matang. Makanan setengah matang beresiko menyebabkan kerusakan serius pada perkembangan janin karena adanya penumpukan bakteri salmonela dan listeria. Sebaiknya, konsumsilah telur dan daging yang sudah dimasak sampai matang karena memiliki gizi yang lebih bermanfaat bagi bayi.

Itulah beberapa jenis nutrisi yang perlu dikonsumsi dan makanan yang perlu dihindari pada masa hamil satu bulan. Konsultasikan juga jenis-jenis makanan yang Anda konsumsi dengan dokter kandungan untuk mencegah kerusakan pertumbuhan pada janin.

Read More

Memanfaatkan Air Akar Wangi untuk Merawat Kulit Wajah

Akar wangi umumnya dikenal sebagai ‘Khus’. Pada dasarnya, akar wangi merupakan jenis rumput yang berasal dari India. Bagian yang paling berguna dari akar wangi adalah akarnya. Pasalnya, ia mampu menguarkan aroma yang membuat nyaman indera penciuman, utamanya.

Akar wangi juga memiliki sifat antiseptik yang membantu menghentikan pertumbuhan bakteri tertentu. Komponen cicatrizing mempercepat hilangnya bekas luka pada kulit, menghentikan infeksi kulit dan membantu menyembuhkan luka-luka itu dengan cepat.

Oleh karena itu, tak salah lagi jika akar wangi juga memiliki manfaat dalam hal kesehatan dan kecantikan kulit. Berikut di antaranya:

  • Melembabkan Kulit:

Minyaknya memberikan nutrisi pada kulit sekaligus berfungsi untuk melembabkan dan mengatasi kulit kering.

  • Mengencangkan:

Akar wangi membantu kulit terlihat lebih kencang dan awet muda.

  • Melindungi Kulit

Seperti kebanyakan minyak nabati, akar wangi mengandung antioksidan yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas dan polusi.

  • Aromanya Dapat Merileksan Kulit:

Aroma akar wangi dapat membantu meringankan pikiran. Itu adalah salah satu efek samping yang menyenangkan saat menggunakan produk perawatan kulit dari akar wangi.

  • Anti Aging:

Semua kandungan yang dimiliki menjadikan akar wangi sebagai tambahan yang sempurna untuk formula anti-penuaan, sekaligus melembabkan kulit secara maksimal.

Anda dapat memanfaatkan akar wangi menjadi produk kecantikan atau make up setelah mengubahnya menjadi bentuk yang lain. Nah, akar wangi bisa digunakan sebagai:

  • Facial Mist

Air akar wangi dapat digunakan sebagai toner untuk menyegarkan kulit Anda dalam cuaca panas dan lembab ini. Aromanya yang segar dan menenangkan membantu menenangkan kulit Anda di hari yang penuh dengan tekanan.

  • Masker Wajah

Air akar wangi memiliki sifat dingin, yang akan bekerja seperti magic pada kulit Anda, menjadikannya lembut, kenyal, dan bening. Ambil dua sendok makan bubuk cendana dan campur dengan air akar wangi. Oleskan ke seluruh wajah dan leher Anda. Biarkan selama beberapa menit dan cuci bersih.

Masker ini akan menyembuhkan jerawat Anda dan merawat kulit Anda yang rusak karena sinar matahari. Selain itu air akar wangi juga akan meremajakan sel-sel kulit Anda dan membuat kulit terasa halus.

  • Mousturizer

Kulit kita dapat mengalami dehidrasi secara amat cepat lantaran cuaca panas di luar. Akar wangi terkenal karena kapasitas penampung airnya yang tinggi. Oleh karena itu, ia bekerja sangat baik pada kulit kering dan dehidrasi. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menyemprotkan air akar wangi ketika Anda merasa kulit Anda terlihat kusam, lelah, dan dehidrasi.

  • Sebagai Exfoliator atau Scrub

Akar wangi ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagi scrub untuk meregenerasi kulit. Scrub akar wangi dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati dengan mudah tanpa menyebabkan kulit kasar. Untuk memakainya, pastikan untuk merendamnya dalam air selama beberapa menit. Anda pasti akan menyukai aroma yang menyenangkan dari air akar wangi tersebut.

Bagaimana Cara Membuat Air Akar Wangi?

Nah, setelah mengetahui manfaat dan kegunaan apa saja yang bisa diandalkan dari akar wangi, kita mungkin saja mulai tertarik untuk mencoba manfaatnya. Anda bisa mulai dengan membuat air akar wangi.

Cara ini cukup sederhana, dan Anda bisa membuatnya di rumah. Yang Anda butuhkan hanyalah akar akar wangi, wadah, beberapa irisan lemon dan air.

  • Tempatkan beberapa akar wangi di bagian wadah yang telah disiapkan.
  • Isi setengah dari wadah tersebut dengan air matang dan sisanya dengan air dingin.
  • Biarkan selama beberapa jam.
  • Kemudian, tambahkan beberapa irisan lemon ke dalam air.
  • Simpan pada botol semprot dan siap digunakan.

***

Sebagai tanaman yang memiliki manfaat bagi manusia atau biasa disebut herbal. Akar wangi, memiliki kriteria yang cukup meyakinkan. Selain begitu aman ketika digunakan, tidak beracun, tidak menyebabkan kepekaan, dan tidak menyebabkan iritasi, akar wangi seakan menjadi tanaman yang serba lengkap.

Read More

Meski Terdengar Sama, Bronkiektasis dan Bronkitis Amat Berbeda

Pelebaran dan penebalan pada bronkus (bronkiektasis) dapat mengakibatkan penyumbatan saluran napas.

Masalah yang terjadi di saluran pernapasan manusia begitu beragam. Ada banyak jenis dan macamnya. Namun, satu yang pasti hampir semuanya bisa membuat penderitanya tak dapat hidup dengan tenang. Seperti contohnya mereka yang menderita bronkiektasis dan bronkitis.

Sebenarnya apa sih bronkiektasis dan bronkitis tersebut? Mengapa bisa dikatakan orang yang mengidap penyakit tersebut amat menderita? Dan apakah keduanya sama atau justru berbeda? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dijawab di artikel ini.

  • Yang Perlu Diketahui Terkait Bronkitis

Bronkitis adalah penyakit yang terjadi ketika terdapat peradangan di saluran pernapasan, utamanya trakea (batang tenggorokan) dan bronkus. Bronkitis dimulai dengan batuk, lalu menghasilkan dahak. Sering juga penderita bronkitis merasakan sakit di dada, sesak, hingga memicu dispnea. 

Umunya, salah satu gangguan pernapasan ini terjadi hasil dari infeksi virus, terutama yang terkait dengan influenza tipe A dan B, serta rhinovirus. Ada jenis virus lain yang juga dapat menyebabkan bronkitis, termasuk parainfluenza dan coronavirus. 

Kebiasaan seperti merokok dapat meningkatkan kemungkinan terserang bronkitis karena dapat memiliki penyakit fibrosis kistik. Selain itu, memiliki beberapa jenis penyakit seperti influenza atau cystic fibrosis adalah faktor risiko untuk mendapatkan bronkitis seperti halnya para perokok

Seorang dokter dapat mendiagnosis bronkitis pada seseorang dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mencatat gejalanya. Mendengarkan dada dan melakukan rontgen dada juga membantu mendapatkan gambaran pasti mengenai kondisi seseorang.

Umumnya, kondisi ini diobati secara simtomatis dengan obat penghilang rasa sakit dan obat bronkodilator seperti albuterol yang membantu mengatasinya. Kondisi biasanya berlangsung selama lebih dari seminggu dan bahkan mungkin memakan waktu hingga 21 hari bagi seseorang untuk sembuh dari bronkitis. Bronkitis akut pada akhirnya dapat menyebabkan pneumonia jika tidak diobati.

  • Mengenal Bronkiektasis

Mungkin istilah dari salah satu penyakit pernapasan ini tidak sepopuler bronkitis. Bronkiektasis dapat dipahami sebagai kondisi di mana saluran napas yang bernama bronkus rusak. Kerusakan itu memicu pertumbuhan bakteri dan lendir yang pada tahap selanjutnya akan menyebabkan infeksi.

Penderita bronkiektasis akan merasakan batuk menerus disertai dengan dahak. Banyak penderita bronkiektasis yang juga mengalami kesulitan bernapas dan menderita demam. Penyakit ini dapat disebabkan oleh aspergillosis bronkopulmonalis alergi, fibrosis kistik, dan masalah dengan silia dan penyakit jaringan ikat. Dalam beberapa kasus bronkiektasis fokal, penyebabnya diduga pneumonia.

Kondisi ini dapat terjadi pada satu atau beberapa tempat di paru-paru, atau bahkan menyerang seluruh bagian paru-paru. Dokter biasanya akan melakukan CT Scan untuk mendapat gambaran diagnosis yang akurat.

Bronkiektasis yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kematian. Oleh karenanya, setelah mendapat diagnosis, dokter akan langsung meresepkan beberapa obat untuk membantu tubuh melawan masalah tersebut.

  • Beberapa Perbedaan antara Bronkiektasis dan Bronkitis

Terdapat sesuatu yang mencolok sehingga terlihat jelas perbedaan dari dua kondisi “kelainan” di saluran pernapasan tersebut, di antaranya:

  • Bronkitis tidak mengubah atau mempengaruhi bentuk atau struktur bronkus. Sementara bronkiektasis cenderung mengubah atau mempengaruhi bentuk atau struktur bronkus secara permanen.
  • Penyebab bronkitis biasanya disebabkan oleh infeksi virus seperti yang disebabkan oleh influenza A atau B, parainfluenza, atau coronavirus. Adapun bronkiektasis disebabkan oleh infeksi bakteri seperti pneumonia atau infeksi kronis seperti cystic fibrosis, alergi bronkopulmonalis aspergillosis, dan HIV.
  • Faktor risiko bronkitis: Merokok, terserang flu, berbagai virus, dan fibrosis kistik. Faktor risiko bronkiektasis: memiliki cystic fibrosis, HIV, atau alergi bronchopulmonary aspergillosis.
  • Bronkitis bisa didiagnosis dengan pemeriksaan fisik dan rontgen dada. Bronkiektasis didiagnosis dengan melihat CT scan resolusi tinggi pada dada.

Dapat dipahami bahwa kedua gangguan pernapasan, baik bronkiektasis maupun bronkitis, itu sama-sama menyerang tabung bronkial atau biasa dikenal dengan bronkus. Meski bronkiektasis lebih berbahaya ketimbang bronkitis, tetapi dua jenis penyakit pernapasan ini sama-sama bisa diobati dengan obat penghilang rasa sakit dan obat bronkodilator.

Read More